Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pertamina Lakukan Lifting Perdana Bioavtur Dari Minyak Jelantah
Selasa, 12 Agustus 2025 18:54 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap resmi melakukan lifting perdana produk Pertamina Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbahan baku minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO). Pengiriman ini menandai tonggak penting dalam peta jalan pengembangan bahan bakar avtur ramah lingkungan di Indonesia.
Sebanyak 32 kiloliter SAF akan digunakan untuk penerbangan komersial perdana pertengahan Agustus ini dengan pesawat Pelita Air Services rute Jakarta–Denpasar. Proyek ini dihasilkan melalui fasilitas Green Refinery Cilacap dengan teknologi Co-Processing UCO menggunakan Katalis Merah Putih karya anak bangsa. Produk tersebut telah memenuhi standar internasional ASTM D1655 dan Def Stan 91-091, serta menjadi SAF bersertifikat resmi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.
Baca juga : Pertamina Kirim Perdana Bioavtur Minyak Jelantah untuk Penerbangan
Direktur Utama KPI, Taufik Adityawarman, menyebut inovasi ini mampu mengurangi emisi karbon hingga 84 persen dibandingkan avtur fosil. “SAF ini adalah kebanggaan bangsa dan langkah nyata menuju transisi energi rendah karbon,” ujarnya. Produksi tahap awal menargetkan kapasitas 9 MB dengan komposisi 2–3 persen UCO, dan akan diperluas ke Kilang Dumai serta Balongan.
Wakil Direktur Utama Pertamina (Persero), Oki Muraza, menegaskan pencapaian ini menjadikan Pertamina satu-satunya produsen SAF Co-Processing di ASEAN, bahkan mampu mengolah minyak jelantah melampaui kapasitas lisensor internasional. SAF Pertamina telah tersertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) CORSIA dari hulu hingga hilir.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Perluas Cakupan Sertifikasi SAF Ke Tiga Bandara Besar
Pertamina Patra Niaga akan menggalang partisipasi masyarakat melalui pengumpulan minyak jelantah di SPBU, sedangkan Pelita Air siap menjadi maskapai pertama yang mengoperasikan penerbangan dengan SAF ini. Komisaris Independen KPI, Prabunindya Revta Revolusi, menyebut keberhasilan ini meningkatkan posisi tawar Indonesia di panggung internasional, mengingat avtur dengan kandungan SAF 2,5 persen ini merupakan yang tertinggi di dunia.
Komisaris Utama Pertamina, Mochamad Iriawan, menekankan perlunya menjaga mutu produk serta memperluas kapasitas produksi demi menopang industri penerbangan nasional yang berkelanjutan.
Baca juga : Pertamina Perkuat Peta Jalan NZE Untuk Ketahanan Dan Keberlanjutan Energi
Produksi SAF berbahan baku minyak jelantah ini menjadi hadiah Pertamina untuk HUT ke-80 RI, sejalan dengan semangat kemandirian energi dan keberlanjutan lingkungan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya