Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Manfaatkan PLTS, Desa Energi Berdikari Di Karawang Tingkatkan Ekonomi Petani
Minggu, 14 September 2025 16:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pada 2021, Karawang tercatat sebagai salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Barat. Melalui berbagai pembenahan, termasuk sektor agroindustri, Karawang berhasil menekan angka kemiskinan. Salah satu komoditas yang berkembang adalah jamur merang.
“Meningkatnya permintaan jamur menjadi peluang bagi petani. Namun tingginya biaya operasional masih menjadi kendala,” ungkap Ikin, Ketua Kelompok Tani Tirta Makmur, Dusun Tanjung Jata, Desa Muara, Cilamaya Wetan, Karawang.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Ikin bersama kelompok taninya bekerja sama dengan Pertamina melalui program Desa Energi Berdikari (DEB). Program ini mendorong pemanfaatan energi terbarukan guna meningkatkan ekonomi sekaligus menjaga lingkungan.
“Pada September 2024, kami diperkenalkan Pertamina New Renewable Energy dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Energi ini kami gunakan untuk pompa air, penetasan telur ayam, dan penerangan. Pertamina juga memberikan perawatan serta pendampingan,” jelas Ikin.
Baca juga : TBIG Gelar Pelatihan Kesehatan di Kalimantan, Tingkatkan Literasi Masyarakat
Pada Juli 2025, kapasitas PLTS ditingkatkan dari 2,2 kWp dengan baterai 5 kWh menjadi 6,6 kWp dan baterai 15 kWh. Peningkatan ini menurunkan biaya operasional budidaya jamur merang dan usaha lainnya dengan penghematan listrik Rp13,9 juta per tahun. Manfaatnya dirasakan 1.200 warga Desa Muara, sekaligus menurunkan emisi hingga 8,58 ton CO2eq per tahun.
“Kami bersyukur atas dukungan Pertamina. Energi surya membantu menghemat biaya listrik, bahkan kelebihan daya bisa dimanfaatkan untuk usaha lain,” tambah Ikin.
Kelompok Tani Tirta Makmur kini menerapkan pertanian terintegrasi dengan memanfaatkan PLTS untuk budidaya jamur, jambu kristal, mangga, kembang kol, cabai rawit, ternak ayam kampung, produksi kompos organik, hingga pengolahan limbah.
VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan energi bersih untuk masyarakat sekitar wilayah operasional.
Baca juga : Resmikan Desa Migran Emas Menteri P2MI: PMI Dongkrak Ekonomi NTB
“Program Desa Energi Berdikari mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, mengurangi dampak lingkungan, sekaligus menjawab tantangan akses energi di pelosok negeri. Saat ini Pertamina memiliki 176 DEB di seluruh Indonesia, 70 persen berada di luar Pulau Jawa,” jelas Fadjar.
Dari 176 program tersebut, manfaat langsung dirasakan 186.316 penerima, termasuk 42 warga disabilitas. Program ini menghasilkan energi terbarukan sebesar 757.759 Wp, mengurangi emisi karbon hingga 729.808 ton CO2eq per tahun, serta menciptakan nilai ekonomi desa sebesar Rp 3,7 miliar per tahun.
Melalui DEB, Pertamina berharap masyarakat dapat merasakan manfaat energi berkelanjutan sekaligus memperoleh peluang peningkatan kesejahteraan. Program ini juga menjadi bukti konsistensi Pertamina dalam mendukung transisi energi nasional menuju Net Zero Emission 2060.
Desa Energi Berdikari merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mendukung Asta Cita Presiden RI poin ke-6, yaitu membangun desa dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Inisiatif ini juga sejalan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
Baca juga : Kopdes Merah Putih Wujudkan Ekonomi Pancasila
Sebagai pemimpin transisi energi di Indonesia, Pertamina berkomitmen mendorong program-program yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) melalui penerapan ESG di seluruh lini bisnis dan operasi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya