Dark/Light Mode

Mendiktisaintek Apresiasi PT Timah Amankan Ketersediaan Cadangan Mineral

Jumat, 19 September 2025 13:39 WIB
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto meninjau Pilot Plant RE (OH) PT Timah Tbk di Tanjung Ular, Bangka Barat, Rabu (16/9/2025).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto meninjau Pilot Plant RE (OH) PT Timah Tbk di Tanjung Ular, Bangka Barat, Rabu (16/9/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia tak hanya dikenal sebagai produsen timah terbesar di dunia, tapi juga menyimpan potensi mineral strategis lain dari ikutan timah, yakni logam tanah jarang atau Rare Earth Elements (REE). Mineral ini penting untuk mendukung transisi energi dan teknologi masa depan.

Di tengah program hilirisasi yang dicanangkan Pemerintah, ketersediaan dan keberlanjutan bahan baku mineral menjadi kunci. Tanpa pengelolaan yang baik, hilirisasi dikhawatirkan tak akan berjalan optimal. Karena itu, Pemerintah fokus memperbaiki tata kelola timah dari hulu hingga hilir.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan, pentingnya menjaga mineral ikutan dari penambangan timah. 

Baca juga : Menteri PKP Gandeng 3 Ribu Ekosistem, Sosialisasi KUR Perumahan Di Jawa Barat

"Penataan di hulu sangat penting. Di penambangan timah, bukan hanya ada timah, tapi juga mineral lain yang secara ekonomi dan pertahanan negara sangat strategis," katanya saat  meninjau Pilot Plant RE (OH) PT Timah Tbk di Tanjung Ular, Bangka Barat, Rabu (16/9/2025).

Brian mengapresiasi langkah PT Timah yang mulai memastikan ketersediaan cadangan mineral ikutan. 

"Kita apresiasi PT Timah yang gencar memastikan tidak ada lagi mineral keluar selain timah, semua harus dimanfaatkan untuk kesejahteraan dan kemakmuran negara," ujarnya.

Baca juga : BNPT Ajak Tokoh Agama Jadikan Keberagaman Benteng Lawan Radikalisme

Setelah melihat langsung proses pemisahan mineral ikutan, Brian optimistis Indonesia bisa mengolah REE untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Kedatangan ke PT Timah ingin melihat lebih dekat prosesnya, terutama kandungan rare earth yang bernilai ekonomi tinggi dan strategis bagi kedaulatan negara," tambahnya.

Dengan cadangan REE yang melekat pada aktivitas penambangan timah, Indonesia punya modal besar untuk mendukung kemandirian industri dalam negeri, khususnya di sektor energi bersih dan teknologi. 

Baca juga : HIMA PERSIS Apresiasi Langkah Polri, Serukan Dialog dan Kebersamaan Bangsa

Pemanfaatan optimal REE diyakini mampu memberi nilai tambah ekonomi sekaligus memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.