Dark/Light Mode

Anggito Abimanyu Nahkodai LPS: Publik Tenang, Simpanan Aman

Kamis, 25 September 2025 15:40 WIB
Ketua Dewan Komisioner LPS Periode 2025-2030  Anggito Abimanyu (Foto: Instagram Anggito)
Ketua Dewan Komisioner LPS Periode 2025-2030 Anggito Abimanyu (Foto: Instagram Anggito)

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) boleh dibilang sebagai “penjaga gawang” kepercayaan publik terhadap dunia perbankan. Ia berdiri di barisan terdepan ketika terjadi guncangan, memastikan simpanan masyarakat tetap aman, dan menenangkan nasabah agar tidak panik menghadapi situasi krisis. Maka, ketika Anggito Abimanyu terpilih sebagai Ketua Dewan Komisioner LPS, publik berhak menaruh harapan besar.

Kenapa? Karena sosok Anggito bukan nama baru di dunia ekonomi. Ia dikenal luas sebagai akademisi, ekonom, dan birokrat yang punya jam terbang panjang. Rekam jejaknya di Kementerian Keuangan, Bappenas, hingga dunia pendidikan memberi jaminan bahwa LPS kini dinakhodai oleh figur yang paham betul teori sekaligus praktik lapangan.

Stabilitas Adalah Kunci

Publik kita tahu, kepercayaan terhadap perbankan itu rapuh. Sedikit isu, bisa menimbulkan kepanikan. Sejarah membuktikan, krisis moneter 1998 dan krisis global 2008 menjadi contoh betapa cepatnya kepercayaan publik runtuh ketika ada ketidakpastian. Di titik itulah, LPS berperan vital: menegakkan stabilitas sistem keuangan dengan menjamin simpanan masyarakat hingga batas tertentu.

Di bawah kepemimpinan Anggito, ada ekspektasi besar agar LPS tidak hanya menjaga stabilitas, tapi juga tampil lebih progresif. Publik ingin LPS tidak sekadar “pemadam kebakaran” saat krisis, melainkan mampu memperkuat fondasi keuangan nasional sejak dini.

Baca juga : Dinakhodai Anggito Abimanyu, LPS Harus Jadi Jaring Pengaman Transparan

Tantangan Zaman Baru

Tugas Anggito tidak ringan. Dunia perbankan kini tengah menghadapi transformasi besar, digitalisasi, hadirnya bank digital, hingga fenomena kripto yang menantang otoritas keuangan tradisional. Belum lagi ancaman resesi global yang bisa merembes ke sistem keuangan domestik.

Dalam konteks ini, LPS dituntut adaptif. Penjaminan simpanan masyarakat harus mengikuti perkembangan zaman. Bukan tidak mungkin ke depan, LPS perlu memikirkan instrumen baru untuk menjamin dana publik di sektor digital. Di sinilah kepemimpinan visioner Anggito diuji.

Publik Butuh Kepastian

Rakyat itu sederhana, tidak peduli dengan istilah makroekonomi yang rumit. Yang mereka mau sederhana saja, uang yang ditabung di bank harus aman. Titik. LPS adalah “penjaga ketenangan” yang membuat masyarakat yakin menyimpan uangnya di perbankan.

Baca juga : Komisi XI DPR Pilih Anggito Abimanyu Jadi Ketua LPS, Farid Azhar Wakil Ketua

Dengan figur Anggito, publik merasa ada jaminan baru. Latar belakang akademiknya memberi sentuhan analitis, sementara pengalaman birokratisnya membuat keputusan yang diambil tetap realistis. Kombinasi keduanya bisa menjadi modal besar bagi LPS untuk menjawab harapan publik.

Simpanan Aman, Kepercayaan Menguat

Dalam era disrupsi, kepercayaan publik adalah aset paling mahal. Sekali runtuh, butuh waktu lama untuk membangunnya kembali. LPS di bawah komando Anggito harus bisa memperkuat komunikasi publik. Masyarakat tidak hanya butuh regulasi, tapi juga kepastian yang dikomunikasikan dengan jelas, tegas, dan meyakinkan.

Simpanan aman, publik tenang. Bila dua hal ini terwujud, maka stabilitas keuangan nasional bisa lebih terjaga. LPS bukan hanya lembaga teknis, melainkan pilar utama penopang kepercayaan.

Harapan ke Depan

Baca juga : Nikel Hijau dari Pulau Obi: Menambang Cuan, Menjaga Alam

Kini, bola ada di tangan Anggito Abimanyu. Publik menunggu gebrakan. Apakah LPS akan tampil lebih terbuka, transparan, dan inovatif? Apakah LPS akan lebih proaktif dalam mengantisipasi potensi krisis, bukan sekadar reaktif?

Jawabannya ada di perjalanan lima tahun ke depan. Yang jelas, publik sudah menaruh harapan tinggi. Dan dengan kredibilitas yang dimiliki Anggito, optimisme itu layak untuk dijaga.

Publik butuh alasan untuk tetap tenang, dan LPS adalah alasan itu. Di bawah kepemimpinan Anggito Abimanyu, ada keyakinan baru bahwa simpanan masyarakat tetap aman, stabilitas keuangan nasional tetap terjaga.

LPS kuat, publik tenang, dan simpanan aman. Itulah harapan bersama.

Dr. H. Suripto, S.E., M.Ak
Dr. H. Suripto, S.E., M.Ak
Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Pamulang

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.