Dark/Light Mode

Transformasi Bisnis Berkelanjutan, Pelindo Solusi Logistik Komit Terapkan ESG

Kamis, 6 November 2025 11:18 WIB
Pelindo Solusi Logistik (SPSL) menegaskan komitmennya dalam memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). (Foto: Dok. Pelindo Solusi Logistik)
Pelindo Solusi Logistik (SPSL) menegaskan komitmennya dalam memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). (Foto: Dok. Pelindo Solusi Logistik)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) menegaskan komitmennya dalam memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Langkah ini merupakan bagian dari transformasi bisnis berkelanjutan yang mendukung agenda Pemerintah menuju ekonomi hijau dan menempatkan standar ESG sebagai prioritas nasional.

Sebagai wujud nyata, perusahaan tengah menyusun roadmap ESG pedoman strategis dalam penguatan tata kelola, sosial, dan lingkungan di seluruh lini bisnis.

Roadmap ini akan menjadi acuan integrasi keberlanjutan dalam aktivitas operasional, mulai dari efisiensi energi dan pengelolaan limbah hingga inklusi sosial di wilayah kerja PT Pelindo Solusi Logistik Group.

Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui penyelenggaraan Awareness Training ESG & Sustainability yang diikuti jajaran manajemen dan pekerja.

Baca juga : Inovasi Keuangan Berkelanjutan PNM Raih Apresiasi Berharga

Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep ESG dan penerapannya dalam kegiatan operasional sehari-hari.

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan PT Pelindo Solusi Logistik Dewi Fitriyani mengatakan, penerapan ESG merupakan elemen penting dalam menciptakan perusahaan yang tangguh dan berkelanjutan.

"Kami berkomitmen menjalankan bisnis yang tidak hanya berorientasi pada kinerja finansial, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan," kata Dewi dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis (6/11/2025).

Dalam aspek tata kelola, SPSL secara konsisten menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sebagai bagian dari strategi peningkatan kinerja dan keberlanjutan jangka panjang.

Nilai-nilai integritas juga diperkuat melalui penerapan prinsip 4 No’s (No Bribery, No Kickback, No Gift, dan No Luxurious Hospitality) dalam setiap aktivitas bisnis.

Baca juga : ABMM Tegaskan, Energi Berkelanjutan Harus Inklusif dan Menyejahterakan

Dewi menambahkan, perusahaan juga secara berkala melakukan evaluasi penerapan GCG melalui asesmen yang berstandar internasional menggunakan indikator ASEAN Corporate Governance Scorecard.

Dalam asesmen tersebut, SPSL meraih skor 90,32 dengan klasifikasi 'Sangat Baik'. Sebagai bukti nyata penerapan etika bisnis, perusahaan juga telah memperoleh sertifikasi SNI ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari British Standards Institution (BSI) Group.

"Sertifikasi SMAP ini memperkuat integritas kami dalam setiap proses bisnis. Kami ingin memastikan seluruh kegiatan perusahaan tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga mencerminkan tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab," ujar Dewi.

Dalam aspek sosial dan lingkungan, SPSL terus mengembangkan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus pada keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut antara lain rehabilitasi ekosistem mangrove, penanaman pohon batik langka, budidaya tanaman buah lakum, budidaya maggot untuk pengolahan sampah organik, serta pengelolaan limbah terpadu bersama TPS3R setempat.

Baca juga : Kemenko PMK Berbenah Menuju Smart Ministry

Perusahaan juga memberikan perhatian khusus pada pemberdayaan penyandang disabilitas melalui berbagai inisiatif sosial seperti pemberian kaki palsu dan alat bantu Ankle Foot Orthosis (AFO), pelatihan pijat bagi tuna netra, serta pelatihan UMKM untuk disabilitas. SPSL juga membuka kesempatan magang bagi penyandang disabilitas sebagai wujud dukungan terhadap kesetaraan kesempatan kerja di dunia industri.

Di sisi internal, perusahaan mengoptimalkan digitalisasi proses bisnis back office  back office untuk mengurangi penggunaan kertas dan menerapkan teknologi efisiensi energi seperti sensor lampu gerak di fasilitas kerja.

Selain itu, budaya ramah lingkungan juga digalakkan melalui kampanye green office, penggunaan tumbler untuk mengurangi limbah plastik sekali pakai, serta penyediaan alat HSSE demi menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat.

"Melalui penerapan ESG secara menyeluruh, kami ingin memastikan bahwa PT Pelindo Solusi Logistik hadir sebagai perusahaan yang memberikan dampak positif berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," ucap Dewi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.