Dark/Light Mode

Internasional Akui BPJS Ketenagakerjaan Terapkan Standar Profesionalisme Tinggi

Selasa, 25 November 2025 19:53 WIB
BPJS Ketenagakerjaan meraih dua penghargaan dalam ajang Asian Local Currency Bond Award 2025 di Singapura. (Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)
BPJS Ketenagakerjaan meraih dua penghargaan dalam ajang Asian Local Currency Bond Award 2025 di Singapura. (Foto: Dok. BPJS Ketenagakerjaan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kantor Wilayah (Kanwil) BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta mengapresiasi sekaligus bangga atas keberhasilan BPJS Ketenagakerjaan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang Asian Local Currency Bond Award 2025 di Singapura. Kedua penghargaan tersebut yaitu Top Investment House for 2025 dan The Most Astute Investors in Asian Local Currency Bonds for 2025.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) BPJS Ketenagakerjaan DKI Jakarta, Deny Yusyulian, mengatakan bahwa pemberian penghargaan tersebut merupakan bukti konkret pengelolaan dana investasi di BPJS Ketenagakerjaan dilakukan dengan standar profesionalisme tinggi, akuntabilitas kuat, dan tata kelola yang sejalan dengan praktik global.

”Capaian ini menunjukkan komitmen lembaga dalam mengedepankan prinsip kehati-hatian dan pengelolaan yang bertanggung jawab,” ujar Deny. 

Selain itu, Deny juga mengapresiasi khusus kepada Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan Edwin M. Ridwan, yang dinobatkan sebagai salah satu investor paling cermat di Asia untuk kategori Pension Funds. Menurut Deny, pengakuan tersebut mencerminkan kualitas strategi investasi yang semakin matang dan kepemimpinan yang kompeten dalam mengelola dana peserta.

Baca juga : Diplomasi Internasional dan Moderasi Islam di Indonesia

”Prestasi ini juga mencerminkan buah dari kerja keras seluruh pegawai BPJS Ketenagakerjaan dalam memelihara kepercayaan jutaan pekerja yang mempercayakan perlindungan sosialnya kepada program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ucap Deny.

Dia menjelaskan, performa investasi BPJS Ketenagakerjaan yang terus tumbuh dengan total dana kelolaan mencapai Rp 863,95 triliun dan hasil investasi sebesar Rp 43,94 triliun. Hal itu merefleksikan efektivitas strategi investasi jangka panjang yang konsisten.

Menurutnya, pencapaian ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi peserta, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas pasar keuangan Indonesia. Ia menilai penghargaan internasional tersebut semakin menokohkan posisi BPJS Ketenagakerjaan sebagai pengelola dana jaminan sosial yang andal dan kompetitif di tingkat Asia.

Deny menegaskan, pengakuan internasional ini menjadi dorongan moral bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk terus menjaga amanah dalam menyediakan perlindungan yang maksimal bagi pekerja Indonesia. Ia menilai reputasi positif di mata komunitas investor global menjadi modal berharga dalam memperkuat kepercayaan publik dan mendukung perluasan kepesertaan.

Baca juga : Lindungi Nasabah BPR, BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Perbarindo

“Prestasi ini tidak hanya menjadi sumber kebanggaan, tetapi juga mempertegas BPJS Ketenagakerjaan mampu bersaing dan diakui sebagai institusi jaminan sosial yang memiliki kredibilitas tinggi di kawasan Asia,” tutur Deny.

Sebelumnya, BPJS Ketenagakerjaan kembali menegaskan profesionalitasnya dalam mengelola dana investasi melalui perolehan dua penghargaan utama pada Asian Local Currency Bond Award 2025. Penghargaan The Most Astute Investors in Asian Local Currency Bonds for 2025 untuk kategori Pension Funds di Indonesia diberikan kepada Edwin M. Ridwan, CFA, FRM, yang dinilai berhasil menunjukkan keahlian dan strategi investasi yang kokoh. Sementara itu, predikat Top Investment House for 2025 pada kategori yang sama semakin menguatkan posisi BPJS Ketenagakerjaan sebagai pengelola dana pensiun terkemuka di Indonesia.

Edwin menyampaikan, penghargaan tersebut merupakan hasil dari upaya kolektif seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dalam menjaga amanah peserta melalui pengelolaan dana yang mengutamakan prinsip kehati-hatian, profesionalisme, serta tata kelola yang kuat. Ia menekankan komitmen lembaga untuk terus memperkuat strategi investasi berorientasi jangka panjang dan berkelanjutan agar dana pekerja dapat menghasilkan imbal hasil optimal sekaligus memberi kontribusi pada ketahanan pasar keuangan nasional.

Hingga September 2025, dana investasi BPJS Ketenagakerjaan telah mencapai Rp 863,95 triliun, meningkat 11,22 persen dibandingkan periode yang sama pada 2024. Sementara itu, hasil investasi mencapai Rp 43,94 triliun, atau setara dengan imbal hasil 7,12 persen per tahun.

Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Mampang Sosialisasi Jaminan Sosial Ke Ojol

Asian Local Currency Bond Award merupakan ajang penghargaan bergengsi yang diselenggarakan sejak tahun 2000 oleh The Asset Benchmark Research dan The Asset Magazine Hong Kong, dengan proses penilaian yang melibatkan survei mendalam terhadap investor fixed income dari berbagai sektor di Asia.

Penghargaan ini menegaskan pengelolaan dana investasi BPJS Ketenagakerjaan dijalankan secara profesional, berprinsip kehati-hatian, dan mampu memberikan hasil optimal bagi peserta. Edwin mengatakan, keberhasilan ini menjadi wujud nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan sosial berkualitas bagi pekerja Indonesia, sekaligus mendorong posisi Indonesia sejajar dengan negara-negara Asia lainnya dalam hal pengelolaan dana jaminan sosial. Pengakuan tersebut juga memperlihatkan kepercayaan komunitas investor global terhadap kapasitas BPJS Ketenagakerjaan dalam mengelola dana triliunan rupiah milik jutaan pekerja.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.