Dark/Light Mode

Optimis Sambut 2026, Dirut BRI Tegaskan Keyakinan Transformasi & Strategi Jangka Panjang

Kamis, 1 Januari 2026 11:28 WIB
Optimis Sambut 2026, Dirut BRI Tegaskan Keyakinan Transformasi & Strategi Jangka Panjang

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BBRI meyakini kinerja perseroan akan semakin baik dalam beberapa tahun ke depan seiring berjalannya transformasi yang dilakukan.

Sejalan dengan optimisme tersebut, Direktur Utama BRI Hery Gunardi meminta kepada seluruh stakeholder, termasuk investor untuk melihat saham BBRI sebagai investasi jangka menengah (medium term) hingga panjang (long term).

"Sudah lebih dari delapan bulan lebih kita melakukan transformasi. Hasilnya sudah mulai ada dan tentunya pada tahun 2026-2027 itu akan lebih baik lagi dan harapannya BRI bisa take-off dan larinya akan lebih kencang dibandingkan dengan sebelumnya," kata Hery dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026)

Hery menekankan perubahan menyeluruh tersebut membutuhkan waktu dan konsistensi agar dapat berdampak signifikan terhadap kinerja perusahaan.

Baca juga : Sambut 2026, Ketum PB ABTI Tegaskan Target Prestasi Internasional Bola Tangan

Sebab, transformasi BRI menurutnya tidak hanya menyentuh aspek bisnis semata, tetapi juga mencakup berbagai enabler pendukung, mulai dari operasional, teknologi, permodalan, hingga penguatan merek.

"Memang yang paling penting itu adalah mindset, bagaimana budaya kerja yang kuat itu pasti akan berbanding lurus mendorong kinerja perusahaan," ucapnya.

Hery menambahkan bahwa proses transformasi ini membutuhkan setidaknya waktu sekitar dua tahun untuk memberikan hasil yang optimal.

Sebelumnya pada Juli 2025 lalu BRI telah meluncurkan program transformasi yang dinamakan BRIVolution Reignite untuk membawa BRI memasuki fase pertumbuhan yang lebih efisien, lebih customer centric dan berkelanjutan.

Baca juga : Tanggapi Protes UMP 2026, Pramono: Jakarta Beri Subsidi Transportasi dan Pangan

Hery menambahkan, transformasi tersebut akan berfokus pada sisi funding (pendanaan), dengan memperbaiki struktur pendanaan dengan meningkatkan rasio dana murah sehingga dapat menekan cost of fund.

“Di sisi penyaluran kredit dan pinjaman, kami terus memperbaiki segmen mikro, konsumen, usaha kecil dan menengah, serta komersial.BRI juga bertransformasi pada sisi operasional yang berfokus pada pembenahan dan peningkatan kualitas layanan,” ujar Hery.

Selain itu, dari sisi sumber daya manusia, BRI terus memperbaiki kualitas data dan sistem, memperbarui sistem manajemen talenta, serta menguatkan performa manajemen, termasuk dengan sistem reward (penghargaan).

Yang terbaru, pada Selasa (16/12/2025) lalu, perseroan melakukan peluncuran Corporate Rebranding yang merupakan bagian integral dari agenda transformasi menyeluruh untuk memastikan relevansi dan daya saing jangka panjang di tengah perubahan lanskap industri keuangan.

Baca juga : KB Pascapersalinan Jadi Strategi Tekan Angka Kematian Ibu dan Stunting

Hery menambahlan, melalui Corporate Rebranding, BRI menegaskan posisi sebagai bank universal yang tetap berakar kuat pada UMKM dan DNA ekonomi kerakyatan, sekaligus adaptif terhadap akselerasi digital, dinamika kebutuhan nasabah, dan tuntutan tata kelola berkelanjutan.

"Rebranding ini tidak sekadar pembaruan identitas visual, tetapi mencerminkan perubahan cara berpikir, cara bekerja, serta cara BRI menghadirkan nilai bagi nasabah, investor, pelaku UMKM, dan perekonomian nasional secara lebih relevan dan inklusif,” pungkas Hery.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.