Dark/Light Mode

2026, Purbaya Target Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 2 Januari 2026 07:30 WIB
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok. Kemenkeu)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Dok. Kemenkeu)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2026 tembus 6 persen. Target tersebut lebih tinggi dibanding asumsi pertumbuhan ekonomi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 yang dipatok 5,4 persen. 

“Ekonomi kita akan tumbuh lebih baik dari sekarang. Tahun 2026 seharusnya pertumbuhannya 6 persen. Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, ini tidak terlalu sulit untuk dicapai,” ujar Purbaya dalam media briefing akhir tahun yang digelar di kantornya, Jakarta, Rabu (31/12/ 2025) sore. 

Untuk mewujudkan target tersebut, kata Purbaya, belanja negara akan digenjot sejak awal tahun. Selain itu, pemerintah akan melakukan sinkronisasi kebijakan fiskal dengan kebi jakan moneter Bank Indonesia (BI). 

Baca juga : OSO: Tidak Semua Presiden Bisa Melakukan Itu...

“Sekarang saya bisa berbicara dengan lebih yakin bahwa tahun depan pertumbuhan 6 persen dapat dicapai. Walaupun di APBN dipatok 5,4 persen, saya akan dorong ke 6 persen. Peluangnya semakin terbuka lebar karena kami semakin sinkron dengan bank sentral,” ungkapnya.

Purbaya menambahkan, pemerintah juga akan terus melakukan debottlenecking agar berbagai persoalan yang berkaitan dengan sektor bisnis dapat diselesaikan. Upaya ini, telah mendapat respons positif dari investor. 

Jika langkah tersebut dilakukan secara konsisten, kata dia, kepercayaan investor akan meningkat, investasi bertambah, lapangan kerja tercipta, dan pertumbuhan ekonomi berpeluang menembus 6 persen. 

Baca juga : Gerindra Kaltara Gelar Doa Bersama Dan Santunan Yatim

“Saya yakin kalau itu dijalankan secara konsisten, iklim investasi akan bergerak semakin baik. Perubahannya seharusnya cukup drastis ke arah yang lebih positif,” kata Purbaya. 

Ia mengakui, pada awal 2025, ekonomi sempat mengalami perlambatan hingga September. Kondisi mulai membaik memasuki kuartal IV-2025, seiring penyesuaian kebijakan fiskal pemerintah dan respons dari bank sentral. 

Perbaikan tersebut terjadi setelah kebijakan pemerintah diselaraskan dengan langkah otoritas moneter. Sinkronisasi kebijakan fiskal dan moneter dinilai semakin solid pada paruh kedua tahun 2025. 

Baca juga : PKB Pastikan Dukung Pilkada Tidak Langsung

Untuk 2025, Purbaya memproyeksikan, pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,2 persen secara tahunan. Sementara pertumbuhan pada kuartal IV-2025 diperkirakan mencapai 5,5 persen. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.