Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Stok Nasional Aman
Pemerintah Jamin, 2026 Tidak Ada Impor Pangan
Sabtu, 3 Januari 2026 06:15 WIB
Sebelumnya
Untuk komoditas jagung, carry over stock menuju 2026 tercatat sebesar 4,521 juta ton atau setara hampir tiga bulan kebutuhan nasional, dengan asumsi konsumsi bulanan 1,421 juta ton.
“Dengan estimasi produksi 18 juta ton pada 2026, stok akhir tahun diperkirakan berada di level 4,581 juta ton,” kata Ketut.
Pemerintah juga membuka peluang ekspor jagung sekitar 52,9 ribu ton tanpa rencana impor, baik untuk kebutuhan pakan, benih, maupun rumah tangga.
Baca juga : Jojo Peringkat 4, Putri KW Urutan 6
Untuk gula konsumsi, berada dalam kondisi aman dengan carry over stock sebesar 1,437 juta ton. Jumlah tersebut dinilai mampu menopang kebutuhan hingga enam bulan dengan asumsi konsumsi bulanan 236,4 ribu ton.
“Produksi gula nasional pada 2026 diestimasi mencapai 2,72 juta ton, sehingga stok akhir tahun diproyeksikan sebesar 1,32 juta ton dan tidak ada kebijakan impor,” ujar Ketut.
Selain tiga komoditas utama tersebut, Pemerintah mencatat kebutuhan konsumsi bawang merah, cabai, telur ayam ras, dan daging ayam ras juga telah tercukupi oleh produksi dalam negeri. Produksi bawang merah pada 2025 diperkirakan mencapai 1,397 juta ton, melampaui kebutuhan konsumsi nasional sebesar 1,239 juta ton.
Baca juga : Presiden Jawab Kritik Dengan Kerja All Out
Produksi cabai besar dan cabai rawit masing-masing tercatat 1,609 juta ton dan 1,744 juta ton, lebih tinggi dibanding kebutuhan konsumsi tahunan. Kondisi serupa juga terjadi pada telur ayam ras dan daging ayam ras, dengan produksi masing-masing 6,532 juta ton dan 4,287 juta ton pada 2025, yang masih berada di atas kebutuhan nasional.
“Pemerintah menilai capaian tersebut mencerminkan ketahanan sektor pangan nasional yang semakin kokoh dan berkelanjutan,” pungkas Ketut. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Sabtu, 3 Januari 2026 dengan judul "Stok Nasional Aman Pemerintah Jamin, 2026 Tidak Ada Impor Pangan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya