Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sambut Peresmian RDMP Balikpapan, FSPPB: Arah Baru Integrasi Energi Nasional
Selasa, 13 Januari 2026 15:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menyambut peresmian Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan sebagai penanda arah baru kebijakan integrasi energi nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Proyek ini dinilai bukan sekadar pengembangan kilang, melainkan momentum strategis menyatukan kembali rantai hulu–hilir energi nasional.
FSPPB menilai penggunaan istilah "Infrastruktur Energi Terintegrasi" dalam peresmian RDMP Balikpapan bukan sekadar penamaan proyek, melainkan mencerminkan arah kebijakan strategis pengelolaan energi nasional yang harus "terintegrasi". Integrasi rantai nilai energi dipandang sebagai kunci utama dalam memperkuat ketahanan dan mewujudkan swasembada energi Indonesia.
Proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan dengan nilai investasi sekitar 7,4 miliar dolar AS ini secara signifikan meningkatkan kapasitas Kilang Balikpapan dari 260 ribu barel per hari (bph) menjadi 360 ribu bph. Peningkatan kapasitas ini memperkuat struktur industri pengolahan nasional yang terhubung langsung dengan sektor hulu, hilir, serta industri petrokimia.
Baca juga : RI Bersiap Menuju Kemandirian Energi
Beroperasinya Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex menjadi bukti nyata terwujudnya infrastruktur energi terintegrasi. Fasilitas ini memungkinkan residu minyak diolah menjadi BBM berkualitas Euro 5 yang lebih bersih dan rendah emisi, sekaligus menghasilkan LPG, propylene, sulfur, serta produk petrokimia bernilai tambah tinggi. Dampak langsungnya adalah penguatan pasokan energi nasional, pengurangan ketergantungan impor, serta peningkatan nilai tambah di dalam negeri.
Dari sisi kinerja, peningkatan Nelson Complexity Index (NCI) dari 3,7 menjadi 8,0 serta Yield Valuable Product (YVP) dari 75,3% menjadi 91,8% menegaskan bahwa kilang terintegrasi merupakan fondasi utama efisiensi, daya saing, dan keberlanjutan industri energi nasional.
Momentum penting ini semakin diperkuat oleh komitmen para pemimpin bangsa mengenai masa depan Pertamina. Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius, dalam sambutannya menegaskan peran vital perusahaan. "Pertamina harus menjadi sokoguru dalam mewujudkan swasembada energi nasional," ujar Simon Aloysius.
Baca juga : Prabowo Resmikan RDMP Balikpapan, Kilang Minyak Pertama Indonesia Sejak 1994
Senada dengan hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto dalam amanatnya menaruh harapan besar agar Pertamina kembali pada fungsi strategisnya bagi negara. "Pertamina yang sebagai national champion kebanggaan bangsa harus mampu kembali menjadi Agent of Change, Agent of Development, dan Agent of Modernization," tegas Presiden Prabowo.
FSPPB menilai harapan yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius akan lebih optimal diwujudkan apabila Pertamina dikelola secara terintegrasi dari hulu hingga hilir. Menurut FSPPB, penguatan koordinasi dan penyederhanaan struktur pengelolaan menjadi penting agar peran Pertamina sebagai National Oil Company dapat berjalan lebih efektif dalam satu kesatuan arah kebijakan nasional.
"RDMP Balikpapan membuktikan bahwa integrasi bukan sekadar konsep, tetapi kebutuhan strategis bangsa. Infrastruktur energi terintegrasi hanya akan optimal jika dikelola oleh Pertamina yang terintegrasi secara utuh, dengan arah kebijakan tunggal di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia," tegas Presiden FSPPB Arie Gumilar yang turut menghadiri langsung prosesi peresmian di Balikpapan.
Baca juga : Resmikan RDMP Balikpapan, Prabowo Ingatkan Dirut Pertamina Agar Tahan Godaan
Melalui momentum bersejarah ini, FSPPB menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan reintegrasi Pertamina dari hulu ke hilir, demi tercapainya ketahanan dan swasembada energi nasional, hilirisasi bernilai tambah tinggi, serta pengelolaan energi yang berkeadilan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya