Dark/Light Mode

Perkuat Fondasi Panas Bumi Nasional

PGE Siap Menjadi Tulang Punggung Transisi Energi

Sabtu, 17 Januari 2026 06:30 WIB
Direktur Operasi PGE Ahmad Yani. (Foto: Dok. PGE)
Direktur Operasi PGE Ahmad Yani. (Foto: Dok. PGE)

 Sebelumnya 
Komitmen PGE dalam mendukung agenda pembangunan nasional juga tercermin dari tercatatnya sejumlah proyek panas bumi perseroan dalam Blue Book 2025-2029 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. 

Masuknya proyek-proyek tersebut menegaskan peran strategis panas bumi dalam mendorong investasi energi berkelanjutan. 

“Memperkuat kontribusi PGE terhadap pencapaian target energi nasional dalam jangka panjang,” ujarnya. 

Di tengah kompleksitas pengembangan energi bersih, PGE meyakini sinergi menjadi kunci utama percepatan transisi energi nasional. 

Baca juga : Pelanggaran Lalin Di Jakarta Kini Dideteksi Secara Digital

Semangat kolaborasi ini diwujudkan melalui kerja sama antara PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). PGE sebagai afiliasi Pertamina bersinergi dengan PT PLN Indonesia Power dalam pengembangan pembangkit listrik panas bumi. 

Sinergi tersebut mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat sistem ketenagalistrikan nasional berbasis energi bersih, sekaligus memastikan pengembangan panas bumi dilakukan secara efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. 

“Kolaborasi antar BUMN energi ini menjadi bagian penting dalam mengakselerasi agenda transisi energi nasional,” katanya. 

Ahmad menambahkan, panas bumi memiliki keunggulan strategis karena ketersediaannya yang stabil sepanjang waktu. Karena itu, PGE berkomitmen menghadirkan energi bersih yang berkelanjutan, sekaligus bernilai tambah bagi masyarakat. 

Baca juga : Manchester United Vs Manchester City, Derby Kurang Meyakinkan

“Melalui sinergi dengan para pemangku kepentingan, kami dapat mempercepat pengembangan panas bumi dan memperkuat keandalan sistem ketenagalistrikan nasional,” tuturnya. 

Menanggapi hal itu, pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Fahmy Radhi menilai, berbagai langkah PGE serta kolaborasi BUMN energi menunjukkan peran penting perseroan dalam pengembangan panas bumi di Indonesia. 

Menurut Fahmy, langkah strategis PGE dan pemanfaatan teknologi baru mencerminkan komitmen kuat untuk mempercepat transisi energi. Kebdati masih dihadapkan pada tantangan risiko pengeboran, pembiayaan yang perlu diatasi melalui kolaborasi serta dukungan kebijakan yang tepat. 

Dia juga mengakui, pemanfaatan potensi panas bumi nasional hingga kini belum optimal, padahal Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. 

Baca juga : Tak Pernah Naik Podium, Hamilton Siap Didepak Ferrari

“Salah satu penyebabnya, karena ketersediaan infrastruktur untuk menuju lokasi panas bumi,” ujarnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.