Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PEMA Dan PGN Perkuat Sinergi Hilirisasi Gas Bumi Di Aceh
Rabu, 21 Januari 2026 12:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pembangunan Aceh (Perseroda) atau PEMA menjalin kerja sama strategis dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk mempercepat hilirisasi gas bumi guna mendorong kebangkitan ekonomi Aceh.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang kajian bersama pemanfaatan pasokan gas bumi yang berlangsung di Banda Aceh, Senin (19/1/2026).
Kesepakatan ini menjadi landasan awal pengembangan industri hilir berbasis gas bumi di Aceh, termasuk pemetaan kebutuhan infrastruktur serta identifikasi potensi industri yang dapat memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah.
Baca juga : Prabowo Dan PM Inggris Perkuat Kemitraan Maritim Hingga Pendidikan
Direktur Pengembangan Bisnis PEMA, Naufal Natsir Mahmud, mengatakan kajian bersama tersebut mencakup evaluasi potensi pasokan gas saat ini hingga proyeksi ke depan, termasuk pemanfaatan pasokan dari Blok Mubadala.
“Dalam upaya membangkitkan roda ekonomi Aceh, dibutuhkan pasokan energi yang stabil. PEMA menyadari pentingnya mitra strategis seperti PGN untuk bersama-sama membangun ekosistem gas bumi yang menyeluruh di Aceh,” ujar Naufal usai penandatanganan MoU.
Ia menambahkan, PEMA akan melakukan studi mendalam untuk menyusun tahapan pengembangan yang terukur, mulai dari rencana jangka pendek hingga jangka panjang, guna memastikan aspek keekonomian dan keberlanjutan investasi.
Baca juga : Spirit Perjuangan Pulihnya Sektor Kelistrikan Di Aceh
Menurut Naufal, kerja sama ini diharapkan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Aceh melalui penguatan hilirisasi yang mampu menghadirkan efek berganda, termasuk penyerapan tenaga kerja secara berkelanjutan. PEMA juga memastikan keterlibatan sumber daya manusia lokal dalam operasional bisnis ke depan.
Sementara itu, Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Mirza Mahendra menilai Aceh memiliki posisi strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui optimalisasi potensi sumber daya gas bumi.
“Kerja sama ini mengombinasikan pemahaman lokal PEMA, mandat pembangunan daerah, serta kapabilitas PGN dalam pengelolaan dan distribusi gas bumi,” kata Mirza.
Baca juga : Perkuat SDM Energi, Pertamina–ITB Cetak Insinyur Kelas Dunia
PGN, lanjut Mirza, akan berfokus pada pemetaan potensi pasokan gas, kebutuhan pengembangan infrastruktur, serta identifikasi permintaan, khususnya untuk mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Lhokseumawe dan Aceh Besar.
Kajian teknis tersebut juga akan menentukan skema distribusi gas, baik melalui jaringan pipa maupun dalam bentuk konversi seperti Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquefied Natural Gas (LNG), dengan target realisasi yang diharapkan dapat dilakukan lebih cepat.
Sinergi antara PEMA dan PGN ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing kawasan industri di Aceh serta menarik minat investasi. Selain sektor gas bumi, PEMA juga terus mengembangkan portofolio bisnis di sektor komoditas lain seperti kopi, nilam, serta pengolahan cangkang sawit dan kelapa guna memperkuat kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya