Dark/Light Mode

Di WEF Davos, Sarinah Kenalkan Produk Lokal Indonesia Ke Pasar Global

Jumat, 23 Januari 2026 22:02 WIB
Dirut PT Sarinah Raisha Syarfuan saat mempresentasikan produk lokal unggulan Indonesia di Indonesia Pavilion, World Economic Forum 2026, Davos, Swiss.
Dirut PT Sarinah Raisha Syarfuan saat mempresentasikan produk lokal unggulan Indonesia di Indonesia Pavilion, World Economic Forum 2026, Davos, Swiss.

RM.id  Rakyat Merdeka -  PT Sarinah kembali menegaskan perannya sebagai penghubung produk lokal Indonesia dengan pasar global melalui partisipasinya di Indonesia Pavilion dalam rangkaian World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 19–23 Januari 2026.

Kehadiran Sarinah di ajang ekonomi dunia itu merupakan kelanjutan dari misi dagang yang sebelumnya dilakukan ke Perth, Osaka, dan Belanda. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya fase penguatan ekspor Sarinah pada 2026.

Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, mengatakan partisipasi di WEF Davos merupakan strategi terukur untuk membawa produk lokal Indonesia masuk ke pasar global dengan pendekatan yang tepat sasaran.

Baca juga : Kolaborasi BPJS Ketenagakerjaan dan KBR Indonesia Mampang Gelar CRM

“Tahun 2026 menjadi momentum penguatan ekspor Sarinah. Produk yang kami tampilkan tidak hanya merepresentasikan kekayaan budaya Indonesia, tetapi juga merupakan produk yang siap bersaing dan relevan dengan kebutuhan buyer internasional,” ujar Raisha.

Dalam Indonesia Pavilion, Sarinah menghadirkan lebih dari 30 merek lokal terkurasi. Proses kurasi dilakukan secara strategis dengan mempertimbangkan tren global, selera pasar, preferensi buyer, serta potensi komersialisasi jangka panjang.

Seluruh produk yang ditampilkan telah siap ekspor, baik dari sisi kualitas material, desain, konsistensi produksi, maupun pemenuhan standar pasar global. Produk-produk tersebut diharapkan mampu bersaing secara bisnis tanpa kehilangan nilai budaya yang melekat.

Baca juga : Prabowo: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Akan Kejutkan Dunia

Portofolio produk yang dipresentasikan mencakup wastra premium seperti batik, ulos, dan tenun, serta produk home décor dan aksesori bernilai budaya tinggi. Selain itu, Sarinah juga menampilkan produk food and beverage (F&B) terkurasi yang merepresentasikan kekayaan rasa dan identitas Indonesia dengan standar kualitas internasional.

Partisipasi Sarinah di WEF Davos sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat diplomasi ekonomi, memperluas akses pasar global, serta mendorong produk kreatif Indonesia masuk ke dalam ekosistem perdagangan internasional yang berkelanjutan.

Ke depan, Sarinah akan terus memperkuat perannya sebagai kurator, agregator, dan akselerator ekspor bagi merek-merek lokal terpilih dengan pendekatan berbasis pasar, agar produk Indonesia semakin bernilai tambah dan berdaya saing di panggung global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.