Dark/Light Mode

SBY Soroti Peran WEF 2026 Davos Di Tengah Ketegangan Global

Rabu, 21 Januari 2026 18:16 WIB
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: X/@S.B Yudhoyono)
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: X/@S.B Yudhoyono)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyoroti peran World Economic Forum (WEF) 2026 yang diselenggarakan di Davos, Swiss, di tengah ketegangan global saat ini. SBY berharap, forum internasional yang dihadiri para tokoh dan pemimpin dunia, bisa menghasilkan sesuatu yang positif untuk kebaikan dunia.

"Menarik mengikuti World Economic Forum 2026 yang diselenggarakan di Davos, Swiss. Kita tahu pembicaraan, debat dan statement didominasi oleh persengketaan dan ketegangan global saat ini. Termasuk, isu-isu yang bisa mengguncang stabilitas dan tatanan dunia," kata SBY via X, Rabu (21/1/2026).

"Semoga, forum yang dihadiri oleh ribuan partisipan termasuk tokoh internasional dan para World Leaders ini menghasilkan sesuatu yang positif untuk kebaikan dunia," imbuhnya.

Baca juga : FIFA Series 2026, Erick Thohir: Bukti Timnas Masuk Peta Global

SBY berpendapat, World Economic Forum yang juga pernah dihadirinya saat memimpin Indonesia dalam periode 2004-2014 bisa menjadi alternatif dialog global, apabila PBB belum bisa atau tidak bisa mengacarakan kegiatan yang lebih baik.

Dalam konteks ini, SBY berharap para pemimpin dunia memiliki komitmen moral untuk menjaga perdamaian dunia.

"Bangsa-bangsa sedunia juga bisa mengikuti, apakah para pemimpin mereka memiliki komitmen moral dan pikiran cerdas untuk menjaga keamanan dan keselamatan dunia, yang menjadi harapan semua umat manusia," tutur SBY.

Presiden Prabowo Akan Berpidato di WEF 2026 

Baca juga : SBY: Sangat Mungkin Perang Dunia III Terjadi, Ruang Mencegahnya Semakin Sempit

Presiden Prabowo Subianto masuk dalam jajaran 13 pemimpin dunia yang mendapat kesempatan untuk memberikan pidato kunci di World Economic Forum (WEF) 2026. Presiden Prabowo mendapat urutan keempat di hari ketiga, Kamis (22/1/2026) pukul 20.00 WIB.

Terpilihnya Presiden Prabowo untuk menyampaikan pidato kunci menunjukkan adanya pengakuan dunia atas posisi Indonesia dan kepemimpinannya. Lebih dari itu, World Economic Forum 2026 juga dapat menjadi panggung strategis bagi Indonesia untuk menunjukkan arah ekonomi, akses langsung pada investor dan CEO global, menguatkan posisi di tengah geopolitik global, serta mengamankan kepentingan Indonesia dalam isu global.

WEF 2026 Davos yang digelar pada 19-23 Januari 2026 dihadiri oleh sekitar 3.000 pemimpin lintas sektor dari seluruh dunia, yang berasal dari sekitar 130 negara. Melansir situs resmi World Economic Forum, event tersebut akan dihadiri oleh hampir 65 kepala negara dan pemerintahan. Termasuk, beberapa pemimpin G7, negara G20 dan BRICS. Para pemimpin dunia tersebut akan berkumpul bersama hampir 850 CEO dan pimpinan perusahaan terkemuka dunia lainnya.

Baca juga : DPD Siap Kawal Aspirasi Daerah Di Tengah Tekanan Global

 

 

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.