Dark/Light Mode

Perkuat Hilirisasi Industri

Ketum HKI Ajak Perusahaan Semikonduktor Dunia Investasi Di RI

Kamis, 29 Januari 2026 16:41 WIB
Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma’ruf Maulana. (Foto: Ist)
Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma’ruf Maulana. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) mengundang perusahaan semikonduktor global untuk berinvestasi di Indonesia melalui pembentukan joint venture (JV) dengan perusahaan nasional guna memperkuat hilirisasi industri berteknologi tinggi dan menciptakan lapangan kerja berkualitas.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma’ruf Maulana mengatakan kawasan industri di Indonesia saat ini tengah memasuki fase ekspansi dan perluasan, sehingga membutuhkan penguatan sektor industri bernilai tambah tinggi, termasuk semikonduktor.

“HKI mengundang perusahaan semikonduktor global, baik dari Amerika Serikat, Taiwan, maupun Tiongkok, untuk berinvestasi di Indonesia melalui skema joint venture dengan mitra lokal,” kata Akhmad Ma’ruf di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Baca juga : Tak Mau Cuma Merakit, RI Bidik Industri Semikonduktor Global

Menurut dia, skema JV tersebut tidak hanya diarahkan pada pembangunan fasilitas produksi, tetapi juga untuk mendorong transfer teknologi, penguatan rantai pasok dalam negeri, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia nasional.

HKI mencatat minat investor asing terhadap industri semikonduktor di Indonesia terus meningkat. Dari Amerika Serikat, pembangunan fasilitas industri semikonduktor telah mulai direalisasikan pada tahun ini. Sementara itu, investor asal Taiwan masih berada pada tahap penjajakan dan negosiasi.

Adapun investasi dari Tiongkok, lanjut Akhmad Ma’ruf, sebenarnya telah berjalan, namun pembangunan fisik yang direncanakan dimulai pada 2025 mengalami keterlambatan akibat proses perizinan yang belum optimal. Kondisi tersebut dinilai berpotensi menghambat momentum strategis pengembangan industri teknologi tinggi nasional.

Baca juga : Purbaya Optimistis IHSG Terus Naik, Investor Diminta Tak Ragu Investasi

Ia menambahkan, rencana investasi semikonduktor dari Taiwan dan Tiongkok memiliki karakteristik berbeda dibandingkan konsorsium Amerika Serikat–Jerman yang saat ini membangun pabrik semikonduktor di Batam, baik dari sisi struktur konsorsium, pendekatan teknologi, maupun orientasi pasar.

Meski demikian, seluruh investasi tersebut tetap berada dalam kerangka besar penguatan basis industri nasional dan integrasi Indonesia ke dalam rantai pasok global.

Terkait kesiapan lokasi, HKI telah menyiapkan sejumlah kawasan industri strategis untuk pengembangan industri semikonduktor, antara lain Kawasan Industri Batamindo, Kawasan Industri Wiraraja, Kawasan Industri Kabil, serta kawasan Galang Batang di Bintan.

Baca juga : Lantik Pengurus HKI, Menperin: Kawasan Industri Tarik Investasi Rp 6.744 T

“Kawasan-kawasan tersebut memiliki keunggulan infrastruktur, akses logistik internasional, serta ekosistem industri yang terus berkembang,” ujar Akhmad Ma’ruf.

Ia menegaskan pengembangan industri semikonduktor melalui joint venture di kawasan industri nasional merupakan langkah strategis untuk membangun fondasi ekonomi masa depan, memperdalam hilirisasi industri, menciptakan lapangan kerja berkeahlian tinggi, serta memperkuat posisi Indonesia dalam peta industri teknologi global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.