Dark/Light Mode

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

Jumat, 30 Januari 2026 18:18 WIB
Foto: PNM.
Foto: PNM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Saat kebanyakan remaja seusianya masih menikmati tidur lelap, Jeni Adilasari sudah akrab dengan pagi yang datang terlalu cepat.

Sejak duduk di bangku SMP, ia memulai hari pukul tiga dini hari di rumah sederhananya di Bojonegoro, membantu sang ibu menyiapkan nasi bungkus untuk dijual.

Tak hanya menitipkan dagangan ke warung, sebagian nasi bungkus itu dibawa Jeni ke sekolah untuk ditawarkan kepada teman-temannya.

Rutinitas tersebut menjadi bagian dari keseharian yang membentuk ketangguhan dirinya sejak usia belia. Selepas sekolah, rumah sering kali sepi. Ibunya tak jarang belum pulang.

Rasa ingin tahu Jeni akhirnya terjawab ketika tetangga menyebut ibunya sedang “sekolah” di Mekaar.

Baca juga : Road to JFSS 2026, Menko Airlangga Tekankan Ketahanan Pangan Nasional

Bagi warga sekitar, istilah itu merujuk pada Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) nasabah PNM Mekaar, tempat para ibu belajar mengelola usaha, keuangan, dan membangun harapan.

Sejak saat itu, Jeni memahami bahwa perjuangan ibunya bukan sekadar berjualan, melainkan usaha panjang untuk memperbaiki masa depan keluarga.

"Sejak itu saya punya tekad. Kalau ibu-ibu seperti ibu saya saja mau belajar dan berani bermimpi, saya ingin suatu hari bisa berdiri di samping mereka,” kenang Jeni.

Tekad tersebut terus ia bawa hingga dewasa. Usai menamatkan pendidikan SMA, Jeni mantap melamar sebagai Account Officer (AO) PNM Mekaar.

Bagi Jeni, Mekaar bukan sekadar tempat mencari nafkah, melainkan bagian penting dari perjalanan hidup keluarganya.

Baca juga : Cara UIN Jakarta Amankan Aset Negara Lewat Integrasi BLU Pendidikan

Program PNM Mekaar telah membantu sang ibu memperoleh modal usaha, memahami pengelolaan keuangan, dan perlahan menghadirkan kehidupan yang lebih baik.

Lima tahun berkiprah sebagai AO, Jeni menyaksikan perubahan nyata, bukan hanya pada para nasabah yang ia dampingi, tetapi juga pada dirinya sendiri.

Ia mulai mencentang satu per satu mimpi yang dahulu terasa jauh. Dari menopang ekonomi keluarga, menjadi sandaran bagi adik-adiknya, hingga impian yang paling ia simpan dalam hati menunaikan ibadah ke Tanah Suci.

Impian tersebut akhirnya terwujud pada Januari 2026. Dengan semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, melalui program Employee Reward PNM sebagai bentuk apresiasi atas kinerja terbaik, Jeni mendapatkan kesempatan umrah gratis, sebuah pencapaian yang dulu tak pernah terlintas di benaknya saat masih membungkus nasi di dini hari.

“Dari dulu saya selalu percaya, kalau kita menanam niat baik hal-hal baik semesta akan menemukan jalannya sendiri. Tugas kita cuma satu, konsisten berbuat baik walau perlahan,” tambahnya.

Baca juga : DPR Dukung PLN Bertahap Pulihkan Listrik Pasca Bencana

Kini, setiap kali mendampingi para ibu dalam pertemuan mingguan Mekaar, Jeni seperti melihat kembali potongan hidupnya sendiri.

Di balik diskusi sederhana, catatan kecil, dan kisah perjuangan para nasabah, ia melanjutkan apa yang dahulu dimulai ibunya di bangku “sekolah” Mekaar membantu lebih banyak keluarga bertahan, tumbuh, dan berani bermimpi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.