Dark/Light Mode

Dukung Maskapai Tebar Diskon Tiket Mudik

InJourney Airports Siap Pangkas Biaya Bandara

Selasa, 10 Februari 2026 06:35 WIB
Aktivitas penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Aktivitas penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

 Sebelumnya 
Gatot menyarankan, penetapan insentif perlu dilakukan lebih awal karena reservasi tiket sudah dibuka jauh hari. 

“Tentu harapannya, Pemerintah terus memberikan dukungan terhadap industri penerbangan. Karena industri ini mempunyai multiplier effect yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi,” ucapnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, Pemerintah mengusulkan diskon tiket pesawat lebih tinggi dari periode Natal dan Tahun Baru tahun lalu yang berada di kisaran 13-16 persen. 

Baca juga : NTB Jadi Pusat Produksi Bawang Putih Nasional

“Kebijakan ini ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026, mengingat Ramadan dan Idul Fitri seluruhnya jatuh pada periode Januari-Maret,” kata Susiwijono di Jakarta, Kamis (29/1/2026). 

Sementara, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pada periode libur Lebaran kali ini, Pemerintah tidak hanya memberikan diskon tarif angkutan saja. Tetapi, juga bantuan sosial (bansos), yang akan lebih besar dari sebelumnya. “Mungkin jumlahnya akan lebih besar. Kisarannya Rp 13 triliun,” kata Airlangga di Jakarta, Kamis (29/1/2026). 

ASDP Matangkan Strategi 

Menjelang Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pun tengah mematangkan strategi agar perjalanan mudik berlangsung aman, tertib dan selamat di lintas tiga pulau, yaitu Sumatera-Jawa-Bali, yang menjadi urat nadi pergerakan nasional. 

Baca juga : Digitalisasi Jadi Solusi Berantas Parkir Liar

Wakil Direktur Utama ASDP Yossianis Marciano memastikan, persiapan tidak dilakukan secara dadakan. Sebab, sejak berakhirnya periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026, perseroan telah memulai langkah kesiapan berkelanjutan. 

Penguatan layanan dilakukan menyeluruh, mulai dari kesiapan armada, optimalisasi fasilitas, hingga kolaborasi erat dengan regulator dan para pemangku kepentingan. 

“Di lintasan Merak-Bakauheni, kami menyiapkan 75 kapal yang beroperasi sesuai pengaturan jadwal regulator,” ujar Yossianis dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026). 

Baca juga : Bang Jay, Maafkan Inter Ya...

Selain itu, bersama stakeholder dan mitra, penguatan layanan dilakukan melalui penambahan Dermaga Ekspres Pelabuhan Merak menjadi dua dermaga, dan peningkatan kapasitas dermaga di Pelabuhan Ciwandan. Serta penyiapan pelabuhan contingency, seperti Krakatau Bandar Samudera (KBS) Cilegon, dan Pelabuhan Panjang-Bandar Lampung. [IMA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.