Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Awal Pekan, Rupiah Menguat Ke Level Rp 16.868 Per Dolar AS
Senin, 23 Februari 2026 09:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pagi ini, Senin (23/2/2026) dibuka menguat 0,12 persen ke level Rp 16.868 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan hari Jumat (20/2/2026) di level Rp 16.888 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia mayoritas menguat terhadap dolar AS. Yen Jepang menguat 0,54 persen, ringgit Malaysia naik 0,41 persen, dolar Taiwan menguat 0,41 persen, dolar Singapura naik 0,2 persen, baht Thailand menguat 0,19 persen, won Korea Selatan menguat 0,15 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,01 persen.
Indeks dolar AS terhadap mata uang saingannya melemah 0,40 persen ke level 97,34.
Baca juga : Melemah Lagi, Rupiah Dekati Rp 17.000 Per Dolar AS
Sementara nilai tukar rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,15 persen ke level Rp 22.757, terhadap euro menguat 0,03 persen ke level Rp 19.645, dan terhadap dolar Australia naik 0,05 persen ke level Rp 11.908.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, nilai tukar rupiah diperkirakan akan fluktuatif dengan kecenderungan melemah hari ini.
Sentimen pasar dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi dari mantan Presiden AS Donald Trump.
Baca juga : IHSG Jumat Pagi Menguat Ke Level 8.300
“Tekanan terhadap dolar AS muncul di tengah ketidakpastian setelah Trump mengecam Mahkamah Agung AS terkait pembatalan penggunaan kekuasaan daruratnya untuk memberlakukan tarif resiprokal,” katanya dalam riset harian, Senin (23/2/2026).
Trump menyatakan pada hari Sabtu bahwa ia berencana menaikkan tarif global antara 10 persen hingga 15 persen untuk mempertahankan langkah-langkah protektif perdagangan. Hal ini memicu kekhawatiran baru setelah putusan Mahkamah Agung AS.
Ibrahim memproyeksi, nilai tukar rupiah akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah di kisaran Rp 16.880-Rp 16.910 per dolar AS sepanjang hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya