Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Konsep Klaster Kawah Anugerah Properti Laris, 1.002 Unit Sold Out
Senin, 2 Maret 2026 22:59 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Prestasi gemilang diraih pengembang perumahan PT Kawah Anugerah Properti (KAP) di awal tahun 2026. Dua penghargaan berhasil disabet, yakni sebagai Developer KPR Subsidi Terbaik dari PT Bank Syariah Nasional (BSN) dan Perumahan Pondok Banten Indah (PBI) yang dikembangkan terpilih sebagai Perumahan Subsidi Berkonsep Hunian Klaster Terbaik versi Forum Wartawan Perumahan.
Penghargaan diterima Direktur Utama PT Kawah Anugerah Properti M. Ridwan pada ajang BSN Developer Gathering 2026 di Jakarta, 4 Februari 2026. Sehari setelahnya, 5 Februari 2026, pengembang muda tersebut menerima Anugerah Forwapera 2026 dari Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) untuk proyek Pondok Banten Indah.
“Tahun 2025 dan 2026 cukup berarti bagi kami. Kerja keras membangun reputasi perusahaan dan setiap proyek mulai memperoleh apresiasi dari berbagai stakeholder perumahan. Penghargaan dari perbankan dan rekan media ini akan memacu semangat kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Ridwan, Sabtu (28/2/2026).
Sebelumnya, PT Kawah Anugerah Properti melalui Perumahan Pondok Banten Indah juga meraih prestasi sebagai Perumahan Bersubsidi Terbaik di ajang FIABCI Indonesia-REI Excellence Award 2025 pada Desember 2025.
PT KAP memulai pengembangan perumahan subsidi sejak 2016 di Kota Serang. Saat ini terdapat lima proyek perumahan yang telah selesai dan sedang dikembangkan. Ridwan mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas rumah dan lingkungan di setiap proyek, dengan nilai tambah dari satu proyek ke proyek berikutnya.
Baca juga : Gerindra Terus Monitor Huntara Dan Huntap
Pelayanan purna jual kepada pembeli juga dijaga. Ridwan menegaskan aset terbesar perusahaan adalah konsumen yang sudah merasakan produk mereka. Saat ini mayoritas pembeli baru berasal dari rekomendasi konsumen sebelumnya melalui promosi dari mulut ke mulut.
“Visi kami membangun dengan hati agar masyarakat jatuh hati. Pelayanan dan komitmen nomor satu. Jangan sampai masyarakat kecewa karena yang dipertaruhkan reputasi perusahaan. Kami lebih baik kehilangan uang daripada kehilangan kepercayaan,” ujar Ridwan, yang merintis usaha dari bawah dan pernah menjadi pengemudi ojek serabutan di Batam, Kepulauan Riau.
Pada 2026, PT KAP menargetkan pembangunan 6.000 unit rumah subsidi. Realisasi pembangunan berasal dari Pondok Banten Indah dan lima anak perusahaan di Kota Serang (tiga lokasi), Kabupaten Serang, serta Kabupaten Tangerang.
“Semua proyek anak usaha sudah berjalan. Ada yang mulai pembangunan dan penjualan, ada juga yang baru selesai cut and fill,” kata Ridwan yang juga Ketua Banten Real Estat Institute (BREI).
Ke depan, PT KAP berencana ekspansi ke Jawa Barat dan Jawa Tengah. Penjajakan lahan telah dimulai dan ditargetkan akhir 2026 sudah mulai dikembangkan.
Baca juga : Honda Prelude Laris Manis, 100 Unit Sold Out Dalam 3 Hari
“Fokus kami tetap di perumahan subsidi. Ada kepuasan batin saat melihat masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah sendiri, apalagi rumah berkualitas layaknya rumah komersial,” katanya.
Konsep Klaster
Proyek unggulan PT KAP adalah Perumahan Pondok Banten Indah yang mengusung konsep subsidi berbasis klaster. Sebelum dikembangkan awal 2025, Ridwan mencari nilai tambah yang dapat diberikan kepada konsumen, terutama pada aspek infrastruktur kawasan.
“Saya putuskan menerapkan sistem klaster,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pola rumah saling berhadapan kerap menimbulkan kesan kurang tertata saat ada renovasi. Dengan sistem klaster berpagar, kawasan menjadi lebih rapi. Setiap klaster di PBI terdiri dari 200 unit rumah.
Pola ini memang menambah biaya produksi karena pembangunan pagar dan taman bermain. Namun, kata Ridwan, hal itu menjadi komitmen perusahaan memberi nilai tambah bagi konsumen.
Baca juga : Freeport Bikin Lubang Untuk Suplai Makanan
Hasilnya, 1.002 unit rumah di Pondok Banten Indah telah terjual dan mengantongi SP3K. Penjualan tersebut tercapai hanya dalam dua bulan sejak akad massal KPR FLPP oleh Presiden Prabowo Subianto di lokasi itu pada 20 Desember 2025.
Ridwan menyebut percepatan penjualan membuat efisiensi pada biaya promosi.
Di PBI juga disediakan 4–5 titik ruang terbuka hijau lengkap dengan playground, lapangan badminton, voli, futsal, dan masjid. Anggaran sebesar Rp700 juta disiapkan untuk setiap titik ruang terbuka hijau.
Dengan luas lahan pengembangan sekitar 70 hektare, total 3.200 unit rumah sistem klaster akan dibangun di Pondok Banten Indah.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya