Dark/Light Mode

Sengketa Sawit, RI Ajukan Retaliasi Ke WTO

Pemerintah Lindungi Kepentingan Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 06:30 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. Foto: Dok. Kemendag
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. Foto: Dok. Kemendag

 Sebelumnya 
“Pemerintah akan memastikan besaran kerugian dihitung secara cermat dan penanganan kasus dilakukan efektif dengan tetap menjaga hubungan bilateral dengan Uni Eropa,” katanya.

Langkah hukum itu ditempuh setelah Uni Eropa tidak menyesuaikan kebijakan yang berkaitan dengan minyak sawit, sebagaimana direkomendasikan dalam putusan panel sengketa minyak sawit European Union–Palm Oil (DS593).

Selain itu, Uni Eropa juga tidak memberikan kompensasi yang setara atas kerugian yang dialami Indonesia akibat kebijakan tersebut.

Baca juga : DPRD: Kebut Pengurangan Sampah Ke Bantargebang

Pemerintah menilai, langkah lanjutan di forum WTO penting untuk menjaga kepastian perdagangan komoditas strategis nasional. Minyak kelapa sawit merupakan salah satu penopang utama ekspor Indonesia dan pasokan industri.

Dukungan juga datang dari pelaku usaha nasional. Wakil Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia Catra De Thouars menilai, kebijakan pembatasan yang diterapkan Uni Eropa telah menimbulkan kerugian signifikan bagi industri sawit Indonesia.

“Kerugian sangat besar tiap tahun karena hilangnya potensi nilai ekspor. Kami mengapresiasi upaya Pemerintah Indonesia dan mendukung langkah hukum lanjutan agar memberikan kepastian usaha bagi industri kelapa sawit nasional,” ujar Catra.

Baca juga : Timnas Putri Iran Ingin Lekas Pulang

Pemerintah menyatakan, seluruh proses telah dikoordinasikan lintas kementerian dan lembaga, serta melibatkan pelaku industri. Termasuk Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia dan Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia.

“Hal tersebut untuk memastikan strategi yang ditempuh mampu melindungi kepentingan perdagangan Indonesia, sekaligus menjaga hubungan ekonomi dengan Uni Eropa,” pungkas Catra. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Selasa, 10 Maret 2026 dengan judul "Sengketa Sawit, RI Ajukan Retaliasi Ke WTO Pemerintah Lindungi Kepentingan Nasional"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.