Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Bandara InJourney Airports Beroperasi 24 Jam Selama Mudik Lebaran
Kamis, 12 Maret 2026 14:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Holding BUMN sektor aviasi dan pariwisata, PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan kesiapan operasional dan layanan di 37 bandara untuk menghadapi periode angkutan Lebaran 2026.
Seluruh bandara yang dikelola InJourney Airports akan siaga menyambut pemudik selama periode angkutan Lebaran yang berlangsung pada 13-30 Maret 2026.
Selama periode tersebut, bandara disiapkan untuk beroperasi 24 jam guna mengantisipasi lonjakan trafik penumpang dan penerbangan.
Direktur Utama InJourney Maya Watono mengatakan, momentum libur Lebaran menjadi periode dengan trafik tertinggi bagi seluruh lini bisnis InJourney.
"Kami melihat pergerakan yang sangat positif, khususnya dari pasar domestik yang tahun ini menjadi fokus utama. Harapannya momentum ini dapat berjalan lancar sekaligus mendorong pertumbuhan kinerja di seluruh ekosistem," kata Maya dalam keterangannya, Kamis (12/3/2026).
Maya menjelaskan, sebagai holding multisektor yang mengelola bandara, ritel, hotel, dan destinasi wisata, InJourney menempatkan customer experience sebagai prioritas utama pada setiap titik layanan.
Baca juga : Mendefinisikan Arti Kesuksesan Mudik Lebaran
Menurut Maya, optimalisasi operasional dilakukan melalui pengoperasian bandara selama 24 jam, penambahan personel pada periode puncak mudik, serta penguatan layanan di hotel dan destinasi wisata dengan dukungan tenaga tambahan.
InJourney juga menghadirkan berbagai activation program dan penawaran menarik, termasuk diskon di seluruh aset InJourney, untuk memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
"Dengan kesiapan menyeluruh ini, kami berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, terintegrasi, dan berkesan," ujarnya.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi menyampaikan, jumlah pergerakan penumpang pesawat secara kumulatif di seluruh bandara InJourney Airports pada periode angkutan Lebaran 2026 diproyeksikan mencapai 9,03 juta penumpang atau meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Sementara itu, pergerakan pesawat diperkirakan meningkat 3,24 persen menjadi 63.553 penerbangan, dari sebelumnya 61.556 penerbangan.
Di dua bandara tersibuk di Indonesia, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 3,01 juta orang, sedangkan di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali sekitar 1,13 juta penumpang.
Baca juga : Terbaru! Ini Daftar 10 Tol Fungsional Selama Mudik Lebaran 2026
"Angkutan Lebaran merupakan periode tersibuk sepanjang tahun. Karena itu InJourney Airports mengakomodasi penerbangan tambahan atau extra flight sesuai kebutuhan maskapai," kata Pahlevi.
Adapun lima bandara tersibuk pada angkutan Lebaran 2026 diproyeksikan berada di Soekarno-Hatta Tangerang, I Gusti Ngurah Rai Bali, Juanda Surabaya, Sultan Hasanuddin Makassar, dan Kualanamu Deli Serdang.
Untuk memastikan kelancaran operasional dan pelayanan selama periode puncak mudik, seluruh bandara di bawah InJourney Airports akan mengaktifkan Posko Terpadu Monitoring Data pada 13-30 Maret 2026.
Posko tersebut akan beroperasi selama 18 hari sebagai pusat koordinasi antar-stakeholder bandara serta mengolah data dan laporan operasional untuk mendukung pengambilan kebijakan.
"Posko ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan, memperkuat koordinasi, serta memastikan kelancaran operasional bandara dan penerbangan," ujarnya.
Di tengah periode puncak angkutan Lebaran, InJourney Airports juga menyiapkan berbagai program aktivasi untuk meningkatkan pengalaman penumpang dan pengunjung bandara. Program tersebut antara lain parade bedug khas Ramadan, pertunjukan live music bernuansa Ramadan, pembagian takjil, hampers Lebaran, serta makanan ringan bagi penumpang apabila terjadi keterlambatan penerbangan atau penanganan bagasi.
Baca juga : Partisipasi Publik Jadi Kunci Tekan Kecelakaan Saat Mudik Lebaran
Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir mengatakan, berbagai program tersebut dihadirkan untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi para pemudik
. "Selain program aktivasi, InJourney Airports juga menghadirkan desain tematik bernuansa Ramadan di berbagai bandara. Kami berharap perjalanan mudik tahun ini menjadi lebih hangat dan berkesan bagi masyarakat," katanya.
Sebagai bagian dari dekorasi tematik, Bandara Soekarno-Hatta menghadirkan instalasi kubah berukuran 9 x 9 meter di Terminal 3 yang berdiri di area seluas 12 x 21 meter. Instalasi tersebut memadukan motif batik Nusantara dengan arsitektur Timur Tengah, dilengkapi tanaman hidup, panggung aktivasi, dan dekorasi lentera.
Sementara itu, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menghadirkan ornamen bernuansa Ramadan pada focal point ikonik bertuliskan 'Bali'.
Bandara-bandara lain juga menghadirkan desain tematik yang berbeda untuk memperkuat suasana Ramadan selama periode mudik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya