Dark/Light Mode

Pembiayaan APBN 2026 Masih Terkendali

Kepercayaan Investor Terjaga, SBN Kompetitif

Jumat, 13 Maret 2026 06:30 WIB
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Foto: Dok. Kemenkeu
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Rabu (11/3/2026). Foto: Dok. Kemenkeu

 Sebelumnya 
Menurutnya, minat investor asing terhadap SBN juga tetap terjaga. Bid to cover ratio investor asing untuk SUN tercatat sebesar 2,4 kali, sedangkan untuk SBSN mencapai 2,8 kali.

Angka ini menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun lalu. Pemerintah juga melakukan penerbitan SBN di pasar global pada Februari lalu melalui obligasi dalam dua mata uang, yaitu renminbi (CNH) dan euro.

Baca juga : DKI Tak Bisa Terus Buang Sampah Ke Bantargebang

Juda mengatakan, perkembangan pasar SBN masih dipengaruhi dinamika global yang cukup volatile. Secara year-to-date (ytd), imbal hasil SBN tercatat meningkat sekitar 55 basis poin (bps), yang turut mendorong pelebaran spread yield SBN terhadap US Treasury.

Per 6 Maret 2026, spread SBN tenor 10 tahun terhadap US Treasury tercatat sekitar 243 basis poin sebagai bagian dari penyesuaian terhadap kondisi pasar global.

Baca juga : Kapten Valverde Benamkan City

Juda bilang, posisi spread Indonesia masih berada pada level yang kompetitif. Pemerintah bersama Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pihak terkait akan terus memantau perkembangan tersebut untuk memastikan stabilitas pasar keuangan domestik. NOV

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 10, edisi Jumat, 13 Maret 2026 dengan judul "Pembiayaan APBN 2026 Masih Terkendali Kepercayaan Investor Terjaga, SBN Kompetitif"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.