Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat pagi (13/3/2026) dibuka melemah. Rupiah turun 0,18 persen ke level Rp 16.923 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 16.893 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terhadap dolar AS terpantau bervariasi. Yen Jepang menguat 0,06 persen, baht Thailand naik 0,05 persen, won Korea Selatan menguat 0,05 persen, dan dolar Singapura naik 0,06 persen.
Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Ke Level Rp 16.900 Per Dolar AS
Sementara itu, yuan China melemah 0,03 persen dan dolar Hong Kong menguat tipis 0,01 persen terhadap dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia melemah 0,05 persen ke level 99,70.
Terhadap sejumlah mata uang global lainnya, rupiah justru menguat. Rupiah menguat 0,15 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 22.581, menguat 0,28 persen terhadap euro ke Rp 19.286, serta naik 0,34 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 11.980.
Baca juga : Rupiah Dibuka Menguat, Sentuh Rp 16.894 Per Dolar AS
Analis pasar keuangan, Lukman Leong mengatakan, pelemahan rupiah dipicu kenaikan harga minyak dunia di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS di tengah kembalinya sentimen risk-off dari kenaikan harga minyak yang merespons pernyataan Khamenei bahwa Selat Hormuz masih akan tetap tertutup,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Baca juga : Rupiah Makin Merana, Tembus Rp 17.019 Per Dolar AS
Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah pada perdagangan hari ini bergerak di kisaran Rp 16.850 hingga Rp 16.950 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya