Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka menguat tipis pada perdagangan Selasa (3/3/2026). Rupiah naik 0,05 persen ke level Rp 16.860 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp 16.868 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,31 persen, won Korea Selatan naik 0,17 persen, dolar Singapura terapresiasi 0,11 persen, dan yen Jepang menguat 0,04 persen. Sementara itu, baht Thailand melemah 0,14 persen, dolar Taiwan turun 0,04 persen, ringgit Malaysia terkoreksi 0,01 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,001 persen.
Baca juga : Timur Tengah Memanas, Rupiah Melemah Ke Rp 16.819
Indeks dolar AS terhadap mata uang utama lainnya tercatat naik 0,04 persen ke level 98,54. Adapun rupiah terhadap poundsterling Inggris menguat 0,14 persen ke Rp 22.616, dan terhadap dolar Australia naik 0,34 persen ke Rp 11.992.
Analis mata uang, Ibrahim Assuaibi mengatakan pergerakan, rupiah dipengaruhi sentimen domestik terkait rilis data Purchasing Manager’s Index (PMI) manufaktur Indonesia.
Baca juga : Jelang Akhir Pekan, Rupiah Turun Ke Rp 16.779
Meski PMI manufaktur melanjutkan penguatan ke level 53,8 pada Februari 2026 dari 52,6 pada bulan sebelumnya, data tersebut dinilai belum mampu meredam tekanan terhadap rupiah.
“Peningkatan PMI manufaktur utamanya didorong oleh percepatan pertumbuhan permintaan terhadap produk manufaktur Indonesia,” ujar Ibrahim dalam riset hariannya.
Baca juga : Rupiah Kamis Pagi Menguat Ke Rp 16.755 Per Dolar AS
Ia menambahkan, permintaan baru meningkat selama tujuh bulan berturut-turut, dengan laju pertumbuhan paling kuat sejak November 2025.
Ibrahim memproyeksikan rupiah akan bergerak fluktuatif sepanjang hari ini dan berpotensi ditutup melemah pada kisaran Rp 16.860 hingga Rp 16.910 per dolar AS.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya