Dark/Light Mode

PLN Siapkan SPKLU Dan Posko Siaga Untuk Mudik Mobil Listrik 2026

Sabtu, 14 Maret 2026 10:44 WIB
Foto: PLN
Foto: PLN

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) memastikan kesiapan posko siaga dan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di jalur strategis mudik Jawa menuju Bali menjelang Lebaran 2026.

Salah satu titik penting berada di kawasan Anjungan Betutu Gilimanuk, Bali, serta Grand Watu Dodol Banyuwangi, Jawa Timur. Kedua lokasi tersebut menjadi titik transit utama bagi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik saat periode mudik dan arus balik Idul Fitri.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto mengatakan PLN menyiapkan posko siaga yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan teknis, tetapi juga sebagai tempat istirahat bagi pemudik kendaraan listrik yang menempuh perjalanan jauh.

“Selain menyediakan SPKLU, kami juga menghadirkan Posko Siaga PLN sebagai tempat istirahat pemudik. Di sini tersedia area rehat, makanan ringan, serta ruang tunggu bagi pengguna kendaraan listrik yang sedang menunggu proses pengisian daya,” kata Adi saat meninjau fasilitas SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk, Jumat (13/3/2026).

Ia menjelaskan keberadaan posko tersebut merupakan bagian dari upaya PLN memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik yang melakukan perjalanan lintas provinsi, khususnya di jalur penyeberangan Jawa–Bali yang diperkirakan padat saat arus mudik dan arus balik Lebaran.

Menurut Adi, kawasan Gilimanuk dipilih karena merupakan titik strategis sekaligus destinasi kuliner lokal bagi para pemudik. Di sekitar lokasi tersedia berbagai makanan khas daerah seperti ayam betutu yang dapat menjadi pilihan bagi pengendara untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) UP3 Bali Utara Elashinta menjelaskan fasilitas SPKLU di Anjungan Betutu Gilimanuk telah dilengkapi pengisian daya berkapasitas besar untuk mendukung kebutuhan kendaraan listrik roda empat maupun roda dua.

“Di lokasi ini tersedia charger 180 kilowatt (kW) dengan dua nozzle yang dapat digunakan dua mobil secara bersamaan. Selain itu ada charger 22 kW yang biasanya digunakan kendaraan listrik tertentu seperti Wuling,” ujarnya.

Baca juga : PLN Cek SPKLU Surabaya–Banyuwangi, Pastikan Mudik Pakai Mobil Listrik Aman

Selain itu, PLN juga menyediakan enam unit SPKLU untuk kendaraan listrik roda dua sehingga pengendara motor listrik dapat melakukan pengisian daya secara bersamaan.

Elashinta menambahkan jaringan SPKLU di kawasan Bali Barat dan Bali Utara terus diperkuat guna memastikan kelancaran mobilitas wisatawan maupun pemudik.

“Secara total di wilayah Bali Utara dan Bali Barat terdapat 16 lokasi SPKLU untuk kendaraan roda empat dengan 24 mesin charger. Fasilitas ini cukup memadai untuk melayani pemudik maupun wisatawan yang melintas di kawasan tersebut,” katanya.

Di Bali, selain Anjungan Betutu Gilimanuk, PLN juga menyiapkan fasilitas SPKLU tambahan di beberapa Unit Layanan Pelanggan (ULP), antara lain ULP Negara serta sejumlah titik strategis lainnya.

PLN juga mengoperasikan Posko Siaga SPKLU di kawasan Grand Watu Dodol Banyuwangi yang menjadi lokasi pengisian daya terakhir sebelum kendaraan listrik menyeberang ke Bali melalui Pelabuhan Ketapang.

Adi mengatakan rest area tersebut menjadi titik penting karena banyak pemudik memilih mengisi daya kendaraan sebelum melanjutkan perjalanan ke Pulau Bali.

“Biasanya di SPKLU ini sangat ramai saat mudik. Banyak pengguna kendaraan listrik yang mengisi daya penuh sebelum menyeberang ke Bali agar perjalanan mereka lancar sampai Denpasar,” katanya.

Menurut Adi, meningkatnya penggunaan kendaraan listrik juga menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekaligus efisiensi biaya operasional kendaraan.

Baca juga : Jalan Solo–Sragen KM 13–15 Bebas Banjir Saat Mudik Lebaran 2026

Ia mengaku sempat berbincang dengan sejumlah pengguna kendaraan listrik di lokasi, yang menyebut biaya operasional kendaraan listrik dapat lebih hemat hingga 60 persen dibandingkan kendaraan berbahan bakar fosil.

Untuk memastikan pelayanan optimal selama periode Ramadhan dan Idul Fitri, PLN juga menyiagakan petugas yang berjaga selama 24 jam di setiap posko SPKLU strategis.

Petugas PLN bekerja dalam tiga shift dengan dua personel pada setiap shift guna memastikan operasional SPKLU tetap berjalan optimal.

Selain menyediakan tempat istirahat, posko tersebut juga terintegrasi dengan beberapa instansi lain seperti kepolisian dan operator pelabuhan sehingga pengawasan arus mudik dapat dilakukan secara terpadu.

PLN Mobile

PLN juga mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital melalui aplikasi PLN Mobile untuk memberikan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik. Salah satu pengguna kendaraan listrik, Vinny, mengaku aplikasi tersebut memudahkan dalam merencanakan perjalanan.

“Sejauh ini kami menggunakan PLN Mobile cukup simpel karena bisa mencari titik-titik SPKLU. Kalau perjalanan jauh kami bisa merencanakan perjalanan dengan mengecek dulu SPKLU ada di mana saja,” katanya.

Melalui aplikasi PLN Mobile, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur antara lain Trip Planner untuk mendapatkan rekomendasi lokasi SPKLU sesuai rute perjalanan, serta AntreEV yang memungkinkan pengguna memantau antrean SPKLU secara real time.

Selain itu, PLN juga menyediakan layanan hotline khusus 24 jam yang dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile maupun WhatsApp di nomor 08777-11-12-123.

Baca juga : KSP: Prabowo Siapkan Taklimat Publik Untuk Tangkal Disinformasi

Adi menegaskan PLN berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi pengguna kendaraan listrik selama musim mudik Lebaran. Selain memperbanyak SPKLU, PLN juga memastikan keandalan sistem kelistrikan nasional, mulai dari transmisi, distribusi hingga layanan pelanggan.

PLN juga menyiapkan layanan darurat melalui Call Center 123 serta fitur pengaduan di aplikasi PLN Mobile untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang mengalami kendala selama perjalanan.

“Jika ada pelanggan yang kehabisan baterai di tengah perjalanan, petugas kami siap memberikan bantuan melalui mobile charging hingga kendaraan dapat mencapai SPKLU terdekat,” ujar Adi.

PLN berharap kesiapan posko siaga, jaringan SPKLU, serta dukungan layanan digital dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik selama mudik Lebaran 2026.

“Komitmen kami adalah memberikan pelayanan terbaik sehingga pengguna kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” kata Adi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.