Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Strategi Forward30, CIMB Group Perkuat Posisi di Segmen Affluent & Wealth ASEAN
Rabu, 8 April 2026 20:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - CIMB Group Holdings Berhad (CIMB Group) berkomitmen memperluas kehadirannya pada segmen affluent dan wealth yang berkembang pesat di ASEAN.
Adapun segmen affluent di kawasan ASEAN diperkirakan tumbuh sebesar 5 persen-6 persen per tahun hingga mencapai 65 persen-70 persen dari total populasi pada tahun 2030.
Chief Executive Officer, Group Consumer Banking CIMB Haniz Nazlan menekankan, di seluruh ASEAN, populasi affluent tumbuh pesat, didorong oleh peningkatan pendapatan, kewirausahaan, dan penciptaan kekayaan lintas generasi, dengan kebutuhan finansial yang semakin kompleks,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (8/4/2026).
Haniz mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari strategi Forward30, guna memperkuat basis dana simpanan (cash dan deposit), sekaligus memperkuat peluang cross-sell Perseroan yang lebih luas.
“CIMB melihat peluang signifikan untuk menjangkau segmen ini dengan solusi kekayaan, konsultasi, dan perbankan yang holistik, serta memperdalam relasi dengan nasabah,” katanya.
Baca juga : Sektor Agribisnis RI Perkuat Ekonomi dan Daya Saing ASEAN
CIMB bertujuan memperdalam hubungan dengan nasabah high-value melalui layanan terintegrasi yang mencakup manajemen kekayaan, simpanan, pembiayaan, dan konsultasi investasi.
Dengan kehadiran dan jaringan ritel yang kuat di pasar utama ASEAN, CIMB berada pada posisi yang solid untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent.
“Ambisi kami adalah meningkatkan Wealth Asset Under Management (AUM) dan meningkatkan pendapatan wealth serta cross-sell pada tahun 2030, sehingga mampu mempertahankan kontribusi Non-Interest Income (NOII) sebesar 33 persen hingga 34 persen,” katanya.
Tak hanya itu, ekspansi ke affluent dan wealth menjadi pilar utama strategi Forward30 untuk memperkuat basis simpanan (cash dan deposit), yang menyediakan sumber pendanaan stabil sekaligus memungkinkan CIMB meningkatkan cross-sell bernilai tinggi pada produk investasi, pembiayaan, dan layanan konsultasi.
Per Desember 2025, strategi dari pengelolaan dana berbasis simpanan CIMB menunjukkan hasil positif. Total deposit dan dana murah (current account saving account/CASA) tumbuh masing-masing 5,4 persen yoy menjadi RM 524,4 miliar dan 1,6 persen yoy menjadi RM 224,1 miliar, sehingga rasio CASA Grup mencapai 42,7 persen.
Baca juga : Iran Diserang, KBRI Teheran Terus Perkuat Komunikasi dengan WNI
“Pada Januari 2026, Grup meluncurkan CIMB Private Wealth di Indonesia, yang akan diikuti oleh Malaysia pada pertengahan 2026 dan negara lainnya sepanjang tahun, yang semakin memperkuat fokus manajemen wealth regional Grup,” pungkasnya.
Presiden Direktur dan Chief Executive Officer PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) Lani Darmawan mengatakan, Indonesia masih menjadi pasar potensial dalam jangka menengah hingga panjang, khususnya di segmen affluent, dengan pertumbuhan kekayaan terus melampaui rata-rata kawasan ASEAN.
“Bukan hanya mengejar pertumbuhan semata, CIMB Niaga menekankan strategi yang selektif dengan prioritas pada profitabilitas dan kualitas nasabah,” ujarnya.
Peluncuran CIMB Private Wealth menjadi wujud komitmen perusahaan untuk mendampingi nasabah dalam membangun serta mengelola kekayaan jangka panjang yang berkelanjutan.
“CIMB Private Wealth dirancang untuk memenuhi kebutuhan nasabah high net-worth dengan total saldo gabungan mulai dari Rp 5 miliar,” ucapnya.
Baca juga : Strategi Baru Lazada: Brand Jadi Pusat Percepatan Ekonomi Digital
Tak hanya itu, CIMB memperkirakan proposisi wealth yang diperluas akan mendukung berbagai tujuan strategis dari Forward30, termasuk memperdalam hubungan dengan nasabah affluent dan high net worth.
Memperkuat pertumbuhan simpanan sehingga mendukung basis pendanaan yang solid, meningkatkan pendapatan berbasis biaya melalui produk investasi dan konsultasi, serta memperluas cross-sell pada pembiayaan, investasi, warisan, dan solusi proteksi.
“CIMB meyakini lanskap kekayaan ASEAN masih dapat dikelola secara struktural, yang dapat menciptakan peluang signifikan bagi bank regional dengan jaringan lokal yang kuat dan kapabilitas konsultasi,” katanya.
Lani menekankan, dengan kehadirannya di pasar utama ASEAN, CIMB berada pada posisi yang tepat untuk menangkap pertumbuhan tersebut sekaligus memperkuat basis nasabah dan memberikan nilai jangka panjang yang berkelanjutan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya