Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah di pasar spot melemah pada awal perdagangan Senin (13/4/2026), seiring gagalnya kesepakatan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Rupiah dibuka di level Rp 17.124 per dolar AS atau melemah 0,12 persen dibandingkan penutupan sebelumnya pada Jumat (10/4/2026) yang berada di posisi Rp 17.104 per dolar AS.
Baca juga : Rupiah Loyo Ke Rp 16.982 Per Dolar AS
Pergerakan mata uang Garuda tersebut sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan Asia yang juga berada di zona merah.
Analis mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi menilai, rupiah masih akan sulit keluar dari level di atas Rp 17.000 per dolar AS dalam sepekan ke depan. Tekanan eksternal dinilai masih cukup kuat menahan penguatan rupiah.
Baca juga : Rupiah Menguat Ke Rp 16.892 Per Dolar AS
Menurut Ibrahim, salah satu faktor utama yang membebani rupiah adalah meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah, termasuk isu penutupan Selat Hormuz oleh Iran.
Ia menjelaskan, jalur tersebut merupakan salah satu arteri utama distribusi minyak mentah global. Pengetatan akses di kawasan itu berdampak langsung pada terganggunya pasokan energi dunia, yang kemudian memicu kenaikan harga minyak dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.
Baca juga : Pasca Libur Lebaran, Rupiah Dibuka Melemah Ke Rp 16.928
Ibrahim menambahkan, dengan negosiasi gagal dan konflik kembali memanas, risiko gangguan pasokan minyak akan meningkat dan tekanan terhadap rupiah diperkirakan berlanjut.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya