Dark/Light Mode

Rupiah Loyo Di Level Rp 17.156 Per Dolar AS Jelang Akhir Pekan

Jumat, 17 April 2026 09:20 WIB
Foto: Ng Putu Wahyu Rama/RM
Foto: Ng Putu Wahyu Rama/RM

RM.id  Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,08 persen ke level Rp 17.156 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp 17.139 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,14 persen, yen Jepang turun 0,12 persen, ringgit Malaysia minus 0,08 persen, yuan China melemah 0,08 persen, dolar Hong Kong turun 0,02 persen, dolar Taiwan melemah 0,003 persen. Sementara itu, won Korea Selatan menguat 0,08 persen dan dolar Singapura naik 0,02 persen.

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama dunia menguat 0,06 persen ke level 98,08. Di sisi lain, rupiah justru menguat terhadap beberapa mata uang lain, yakni naik 0,27 persen terhadap poundsterling Inggris ke level Rp 23.212 dan menguat 0,34 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 12.299.

Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Rp 17.134 Per Dolar AS

Analis pasar uang Lukman Leong mengatakan, rupiah kembali berada di bawah tekanan dan melemah terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Penguatan dolar AS yang didorong oleh data ketenagakerjaan yang lebih kuat dari perkiraan menjadi pemicu utama.

“Rebound dolar AS mencerminkan solidnya kondisi ekonomi Amerika Serikat, sehingga mendorong investor kembali memburu aset berbasis dolar,” ujarnya dalam riset, Jumat (17/4/2026).

Menurut Lukman, kondisi tersebut umumnya berdampak negatif bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Meski demikian, pelemahan rupiah diperkirakan tidak akan terlalu dalam.

Baca juga : Rupiah Menguat Tipis Ke Level Rp 17.123 Per Dolar AS

Ia menambahkan, pernyataan Presiden AS Donald Trump terkait peluang tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon memberikan sentimen positif bagi pasar. “Harapan meredanya konflik geopolitik di Timur Tengah dapat menahan tekanan lebih lanjut,” katanya.

Di kawasan Asia, mata uang regional juga diperkirakan masih tertekan. Investor cenderung bersikap lebih skeptis terhadap prospek perdamaian di Timur Tengah, berbeda dengan optimisme yang terlihat di pasar AS.

Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp 17.100 hingga Rp 17.200 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.