Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Indef Desak Subsidi BBM Dialihkan Langsung Ke Individu
63 % Penikmat Pertalite Ternyata Orang Mampu
Sabtu, 25 April 2026 06:45 WIB
Sebelumnya
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat mampu tidak menggunakan BBM subsidi.
“BBM subsidi itu untuk saudara-saudara kita yang berhak. Jangan kita mengambil hak saudara-saudara kita yang berhak menerimanya. Apa kita tidak malu?” kata Bahlil di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Baca juga : Jelang Musyawarah Daerah, Elite Golkar Sulsel Berebut Dukungan
Pemerintah, lanjutnya, terus mengawasi distribusi agar tepat sasaran, termasuk melalui pembatasan pembelian.
“Waktu di Seoul, Korea, waktu saya menyampaikan bahwa BBM-nya itu akan diberikan per hari 50 liter. 50 liter itu kan tangki sudah penuh, sudah bisa 400 kilometer, 300 kilometer lebih, kurang lebih 400. Sebagai mantan sopir angkot, itu pengalaman saya,” terang Bahlil.
Baca juga : Revisi UU Pemilu, NasDem Usul Threshold Berlaku Hingga DPRD
“Terkecuali ada maksud lain kau mau isi lebih dari itu. Tapi itu tidak berlaku untuk bus, truk-truk yang mengangkut beras, mengangkut sayur, logistik. Jadi kebijakan pembatasan ini bukan untuk truk yang dipakai untuk kelapa sawit sama tambang,” sambungnya.
Untuk kendaraan roda dua, Pemerintah belum menerapkan pembatasan. Namun, masyarakat diminta tidak menyalahgunakan distribusi BBM subsidi.
Baca juga : Ekspansi Kredit, BTN Tak Salurkan Dividen
“Untuk motor sampai dengan sekarang mau isi berapa saja tidak apa-apa. Kita harus punya hati. Janganlah kau pakai jerigen, janganlah kau bolak-balik, kasihan rakyat kita. Cari rezeki itu penting tapi yang baik-baik,” pesan Bahlil. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Sabtu, 25 April 2026 dengan judul "Indef Desak Subsidi BBM Dialihkan Langsung Ke Individu 63 % Penikmat Pertalite Ternyata Orang Mampu"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya