Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap 2, Rosan: Ini Mesin Kemakmuran RI
Rabu, 29 April 2026 13:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menegaskan hilirisasi akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional. Program ini diproyeksikan membuka hingga 600 ribu lapangan kerja.
Pernyataan itu disampaikan Rosan dalam acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi nasional fase 2 di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2027).
“Hilirisasi adalah salah satu mesin kemakmuran Indonesia ke depan,” kata Rosan di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga : Groundbreaking 13 Proyek, Prabowo: Hilirisasi Jalan Kebangkitan Ekonomi
Rosan menjelaskan, pembangunan 13 proyek dilakukan serentak di berbagai daerah. Proyek ini merupakan lanjutan dari fase pertama yang sebelumnya digelar pada Februari 2026 di 11 titik.
Ia menyebut, total proyek hilirisasi akan terus bertambah. Pemerintah sudah menyiapkan fase berikutnya hingga mencapai sekitar 30 proyek strategis. “Tujuannya menciptakan nilai tambah, membangun industri, dan membuka lapangan kerja,” ujarnya.
Dari sisi investasi, nilai proyek yang berjalan diperkirakan mencapai 26 miliar dolar AS. Angka ini mencakup proyek dalam dan luar fase pertama serta kedua.
Baca juga : Rosan Roeslani: Investasi Hilirisasi Menguat, Capai Rp147 T Di Triwulan I
Rosan merinci, dari 13 proyek yang di-groundbreaking, lima berada di sektor energi. Termasuk pembangunan kilang gasoline di Cilacap dan Dumai. Menurutnya, proyek tersebut bisa menekan impor BBM hingga 1,25 miliar dolar AS per tahun.
Selain energi, proyek juga menyasar sektor industri dan pertanian. Di antaranya pengolahan batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) sebagai pengganti LPG impor, hingga pengembangan produk turunan sawit dan kelapa.
Rosan menekankan, peran pemerintah tidak hanya sebagai pengelola aset. Pemerintah juga bertindak sebagai katalis transformasi ekonomi nasional.
Baca juga : Gandeng CATL Lokalisasi Baterai EV, Toyota Investasi Rp 1,3 Triliun
“Kami ingin memastikan investasi ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan hilirisasi sangat bergantung pada sinergi berbagai pihak. Mulai dari pemerintah pusat, daerah, BUMN, hingga aparat penegak hukum. Rosan optimistis proyek-proyek ini akan menjadi titik awal lompatan besar Indonesia.
“Indonesia tidak hanya kaya sumber daya alam, tapi juga berdaulat dalam pengolahan dan unggul dalam produksi,” tuturnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya