Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
ESG-IN dan IDCTA Percepat Ekosistem Kredit Karbon Digital RI
Senin, 4 Mei 2026 19:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - ESG-IN (PT ESGIN Global Partners) menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Indonesia Carbon Trade Association (IDCTA) untuk mempercepat pengembangan ekosistem kredit karbon berbasis digital di Indonesia.
Penandatanganan dilakukan pada Senin (4/5/2026) di Jakarta Selatan oleh Chief Executive Officer ESG-IN Brandon Keam dan Ketua IDCTA Riza Suarga, disaksikan pengurus kedua organisasi.
Kolaborasi ini bertujuan membangun ekosistem kredit karbon dan environmental, social, and governance (ESG) yang terintegrasi, transparan, serta berbasis data terverifikasi.
Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan mendorong percepatan sertifikasi kredit karbon, kredit plastik, serta ESG Action Credits (EAC) dengan memanfaatkan platform digital monitoring, reporting, and verification (MRV) berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Selain itu, teknologi blockchain akan digunakan untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas pasar karbon melalui pencatatan transaksi yang tidak dapat diubah.
Baca juga : Gandeng FIFA, PSSI Perkuat Sistem Pembinaan Sepakbola
Kerja sama ini juga membuka akses pembiayaan hijau bagi proyek-proyek berkelanjutan melalui data ESG yang telah terverifikasi, sehingga lebih mudah menarik investor global.
Dalam implementasinya, ESG-IN dan IDCTA akan melakukan digitalisasi proses sertifikasi kredit lingkungan, fasilitasi perdagangan kredit karbon, hingga penyelenggaraan pelatihan dan edukasi terkait pasar karbon dan teknologi ESG.
Kedua pihak juga akan mengembangkan riset metodologi kredit lingkungan serta memperluas jaringan komunitas melalui ESG Bank untuk mendorong aksi lingkungan di tingkat lokal.
Chief Executive Officer ESG-IN Brandon Keam mengatakan, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempercepat pertumbuhan pasar karbon Indonesia.
Kolaborasi dengan IDCTA adalah langkah strategis untuk mewujudkan visi ESG-IN dalam menciptakan The World's ESG Action Network yang terdigitalisasi, transparan, dan memberdayakan masyarakat di seluruh dunia.
Baca juga : Bank Jakarta XPORIA 2026 Dorong Ekosistem Transaksi Digital Terintegrasi
"Dengan menggabungkan tiga mesin strategis kami — Global ESG Action Network, Verified ESG Data & NFT Marketplace, dan ESG Credit Portfolio & Consulting — kami yakin dapat mempercepat pertumbuhan pasar karbon Indonesia dan membuka peluang investasi hijau yang signifikan."
Kami berkomitmen untuk menjadi partner jangka panjang yang terpercaya bagi ribuan proyek hijau dan komunitas di Indonesia dalam perjalanan mereka menuju Net Zero Emission, sambil memberdayakan setiap individu untuk menjadi ESG Hero dan environmental leader," imbuhnya.
Sementara itu, Ketua IDCTA Riza Suarga menilai kolaborasi ini akan menjadi pendorong transformasi digital pasar karbon nasional.
Penandatanganan MoU dengan ESG-IN menunjukkan komitmen IDCTA dalam mengakselerasi transformasi digital pasar karbon Indonesia.
Platform Digital MRV berbasis AI dan teknologi blockchain ESG-IN akan membantu anggota IDCTA dan proyek-proyek hijau di Indonesia untuk mencapai standar internasional dalam pelaporan emisi dan sertifikasi kredit karbon.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Jaga Ekosistem Kelautan Pulau Pramuka
"Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan menjadi game changer dalam pengembangan pasar karbon yang sehat, transparan, dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi komunitas lokal untuk mendapatkan manfaat ekonomi dari aksi lingkungan mereka," katanya.
Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung pencapaian target Nationally Determined Contribution (NDC) serta Net Zero Emission Indonesia pada 2060, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan peningkatan investasi berkelanjutan di dalam negeri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya