Dark/Light Mode

Kerahkan 11.000 Pekerja, Waskita Karya Kebut Proyek Sekolah Rakyat Di 4 Provinsi

Senin, 8 Juni 2026 10:48 WIB
Progres pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk di salah satu lokasi proyek. Waskita mengerahkan 11.272 pekerja untuk mempercepat penyelesaian Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Aceh. (Dok. Waskita Karya)
Progres pembangunan Sekolah Rakyat yang dikerjakan PT Waskita Karya (Persero) Tbk di salah satu lokasi proyek. Waskita mengerahkan 11.272 pekerja untuk mempercepat penyelesaian Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan, Jawa Timur, Sumatera Selatan, dan Aceh. (Dok. Waskita Karya)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Waskita Karya (Persero) Tbk mempercepat pembangunan proyek Sekolah Rakyat di empat provinsi dengan mengerahkan 11.272 pekerja. Proyek yang menjadi bagian dari program prioritas pemerintah itu ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Juli 2026.

Direktur Operasi II Waskita Karya Paulus Budi Kartiko mengatakan, percepatan pembangunan dilakukan dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan standar mutu bangunan.

"Sampai saat ini, realisasi pembangunan Sekolah Rakyat yang kami kerjakan telah mencapai 81,61 persen. Kami menargetkan seluruh fasilitas pendidikan tersebut dapat segera dimanfaatkan masyarakat mulai Juli mendatang," ujar Paulus dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).

Waskita dipercaya mengerjakan lima proyek Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan. Lokasinya tersebar di Kabupaten Tana Toraja, Sidrap, Wajo, Soppeng, dan Barru.

Baca juga : Hasnur Group Salurkan 218 Hewan Kurban Ke Delapan Provinsi

Menurut Paulus, seluruh tim di lapangan bekerja secara bergantian siang dan malam untuk memastikan proyek selesai sesuai target. Meski dikebut, kualitas bangunan tetap menjadi prioritas utama.

"Waskita secara tegas tetap mengutamakan kualitas dalam pembangunannya. Baik dari segi material maupun struktur bangunannya, karena bangunan sekolah ini harus bisa bertahan lama untuk dimanfaatkan masyarakat," katanya.

Selain Sulawesi Selatan, Waskita juga menggarap proyek Sekolah Rakyat di tiga provinsi lain. Di Jawa Timur, proyek berada di Kabupaten Gresik, Sampang, Tuban, Jombang, serta Kota Surabaya.

Kemudian di Sumatera Selatan, pembangunan dilakukan di Kabupaten Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, dan Empat Lawang. Sementara di Aceh, proyek berlokasi di Kota Subulussalam dan Kabupaten Nagan Raya.

Baca juga : Hentikan Perang, Pakistan Tak Lelah Damaikan AS Vs Iran

Paulus menjelaskan, proyek Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan dikerjakan oleh 3.498 pekerja. Di Jawa Timur, jumlah tenaga kerja yang terlibat hampir mencapai 4.000 orang.

Adapun proyek di Sumatera Selatan dikerjakan 2.291 pekerja, sedangkan di Aceh melibatkan 1.571 pekerja.

"Total seluruh pekerja di proyek Sekolah Rakyat menembus 11.272 orang. Termasuk di dalamnya tenaga kerja lokal yang kami libatkan dalam pembangunan," ungkapnya.

Ia menegaskan, Waskita akan terus memaksimalkan penyerapan tenaga kerja lokal hingga proyek selesai. Langkah tersebut diharapkan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, sekaligus menggerakkan sektor usaha informal di daerah.

Baca juga : Dubes Muhsin Syihab Perluas Kerja Sama Tenaga Kesehatan Di New Brunswick

Menurut Paulus, pembangunan Sekolah Rakyat memiliki nilai strategis karena menjadi investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

"Bagi Waskita, pengerjaan gedung Sekolah Rakyat bukan sekadar menyelesaikan tugas. Ini merupakan upaya membangun masa depan bangsa melalui penyediaan akses pendidikan yang layak dan berkualitas," ujarnya.

Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mendukung pemerataan layanan pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di berbagai daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.