Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
CISEM II Resmi Beroperasi, PGN Group Perkuat Konektivitas Infrastruktur Gas
Selasa, 9 Juni 2026 14:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) bersama anak usahanya, PT Pertamina Gas (Pertagas), resmi mengoperasikan sistem metering Pipa Transmisi Gas Bumi Cirebon-Semarang II (CISEM II) yang menjadi bagian penting dalam penguatan konektivitas infrastruktur gas bumi nasional.
Peresmian ditandai dengan Seremonial Commissioning Metering Kandang Haur Timur (KHT) dan Integrasi Sistem Transmisi Gas CISEM II dengan sistem transmisi Jawa Barat yang digelar bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kandang Haur Timur, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026).
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan, comissioning CISEM II merupakan capaian penting dalam pembangunan infrastruktur energi nasional.
“Setelah keberhasilan CISEM I, hari ini kita menyaksikan commissioning CISEM II yang melengkapi keterhubungan jaringan pipa gas bumi di Pulau Jawa.
Baca juga : DPR Minta Deviasi Progres Dan Anggaran Infrastruktur Ditekan
Infrastruktur ini memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan kemampuan sistem dalam menyalurkan gas ke berbagai wilayah dan sektor pengguna,” ujar Laode.
Pipa CISEM II sepanjang 242 kilometer terhubung dengan pipa CISEM I yang telah beroperasi dari Semarang hingga Batang. Infrastruktur tersebut dinilai strategis karena menghubungkan jaringan gas bumi dari Jawa Timur hingga Jawa Barat sehingga meningkatkan keandalan penyaluran gas nasional.
Tahapan commissioning utama di Kandang Haur telah berhasil dilaksanakan pada Jumat (5/6). Seluruh pengujian fasilitas dan flow test dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional penuh sistem hingga terhubung dengan fasilitas operasi eksisting Pertagas.
Dalam proyek tersebut, Pertagas telah ditetapkan oleh Kementerian ESDM sebagai operator CISEM II melalui proses pemilihan mitra yang dilakukan oleh Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) pada April 2026.
Baca juga : Hari Kebangkitan Nasional, ASDP Teguhkan Peran Penghubung Konektivitas Nasional
Penunjukan itu melanjutkan peran Pertagas sebagai operator CISEM I sejak 2023.
Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham mengatakan, keberhasilan commissioning CISEM II mencerminkan komitmen PGN Group dalam memperkuat infrastruktur gas bumi nasional sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan energi domestik.
“Commissioning Metering System di Kandang Haur Timur menjadi bagian penting menuju optimalisasi pemanfaatan infrastruktur CISEM II secara penuh, sehingga dapat memberikan fleksibilitas dan keandalan yang lebih baik bagi sistem transmisi gas bumi nasional,” katanya.
Sementara itu, Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring memastikan kesiapan operasional penuh sistem CISEM II setelah seluruh tahapan commissioning selesai dilaksanakan.
Baca juga : BINUS dan Odoo Perkuat Kolaborasi Talenta Digital dan Transformasi ERP
“Dengan selesainya commissioning di Kandang Haur Timur, sistem CISEM II siap dioperasikan dan menjadi bagian penting dari jaringan transmisi gas bumi nasional yang kini terhubung dari Jawa Timur hingga Jawa Barat,” ujar Indra.
Menurut dia, Pertagas telah menyiapkan sarana, prasarana, serta personel yang tersebar di sepanjang jaringan untuk memastikan pengoperasian infrastruktur berjalan aman, andal, dan optimal.
PGN menyebut keberhasilan pengembangan infrastruktur transmisi gas seperti CISEM II menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memperkuat fondasi bisnis jangka panjang melalui pengembangan aset strategis yang mendukung pertumbuhan permintaan gas domestik.
Dengan semakin terintegrasinya jaringan gas bumi nasional, PGN optimistis dapat menjaga pertumbuhan kinerja operasional sekaligus menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham dan investor.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya