Dark/Light Mode

Program ESG Grab: Dari Kendaraan Listrik Hingga Beasiswa Dukung Keberlanjutan

Senin, 22 Juni 2026 21:25 WIB
Program ESG Grab. (Fioto: Dok. Grab Indonesia)
Program ESG Grab. (Fioto: Dok. Grab Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - Keberlanjutan kini bukan lagi sekadar jargon perusahaan. Bagi Grab, komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program nyata yang menyentuh aspek lingkungan, kesejahteraan mitra, hingga pemberdayaan masyarakat.

Melalui Laporan ESG 2025, Grab memaparkan berbagai capaian yang menunjukkan dampak positif bagi Indonesia sepanjang tahun lalu.

Salah satu pencapaian yang menonjol adalah pengoperasian lebih dari 14.000 kendaraan listrik aktif di Indonesia. Armada ramah lingkungan tersebut terdiri dari lebih dari 11.000 kendaraan roda dua dan lebih dari 3.000 kendaraan roda empat yang didukung lebih dari 1.500 stasiun penukaran baterai.

Langkah ini memperkuat posisi Grab sebagai pelopor penggunaan kendaraan listrik di sektor ride-hailing sejak 2019 sekaligus menjadi bagian dari upaya mencapai target netral karbon pada 2040.

Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia.Rivana Mezaya mengatakan, keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga bagaimana teknologi dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk berkembang.

“Melalui berbagai inisiatif yang kami jalankan, kami ingin mendukung kesejahteraan mitra, memperluas akses ekonomi bagi kelompok rentan, memberdayakan komunitas lokal, serta menghadirkan solusi lingkungan yang berdampak jangka panjang,” ujar Rivana dalam keterangannya, Senin (22/06/2026).

Rivana menambahkan, komitmen lingkungan Grab juga diwujudkan melalui program #LangkahHijau yang melibatkan pengguna, mitra, komunitas lokal, hingga organisasi lingkungan.

Baca juga : Allianz Beberkan Pentingnya Perencanaan Kesehatan Dukung Keberlanjutan

Melalui fitur Kontribusi Langkah Hijau atau Grab Green Programme, pengguna turut berkontribusi mendukung berbagai proyek keberlanjutan, mulai dari rehabilitasi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) Ciganas di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak hingga pengembangan fasilitas biochar di Soppeng dan Medan yang membantu mengurangi emisi dari limbah pertanian.

Tak hanya itu, Grab juga berkontribusi dalam perlindungan dan restorasi sekitar 149.800 hektar kawasan hutan rawa gambut Katingan Mentaya di Kalimantan Tengah serta program penanaman mangrove di wilayah Pati dan Cilacap guna mencegah abrasi sekaligus menjaga keanekaragaman hayati.

Di sektor UMKM, Grab bersama sejumlah mitra menghadirkan Sustainable Packaging Playbook yang membantu pelaku usaha beralih dari kemasan sekali pakai menuju alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Selain fokus pada lingkungan, Grab juga memperkuat dukungan terhadap kesejahteraan mitra pengemudi. Melalui program Komitmen Grab untuk Indonesia, perusahaan mengalokasikan dana sebesar Rp100 miliar untuk perlindungan sosial, apresiasi, dan pengembangan kapasitas mitra.

Program tersebut dijalankan melalui tiga pilar utama, yakni pemberian BPJS Ketenagakerjaan gratis bagi lebih dari 200.000 mitra pengemudi berprestasi, bonus hari raya dan program umrah bagi mitra terpilih, serta pelatihan peningkatan keterampilan melalui GrabAcademy.

Grab juga menghadirkan sistem Grab Emergency Response and Crisis Engagement Programme (GERCEP) yang menyediakan bantuan medis cepat, dukungan psikologis pascainsiden, hingga peringatan dini terhadap area berisiko tinggi melalui aplikasi mitra.

Komitmen inklusivitas Grab tercermin dari meningkatnya jumlah perempuan dan penyandang disabilitas yang memperoleh penghasilan melalui platform tersebut.

Baca juga : Amar Bank Raih Kinerja Positif di Kuartal I 2026 Dukung Keberlanjutan

Sepanjang 2025, lebih dari 189.000 perempuan dan penyandang disabilitas berhasil mendapatkan penghasilan melalui Grab, meningkat sekitar 40 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pencapaian tersebut didukung berbagai kolaborasi dengan organisasi seperti Single Moms Indonesia, Fatayat NU, Pusbisindo, Gerkatin, hingga Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI).

Untuk meningkatkan rasa aman bagi mitra perempuan, Grab juga menghadirkan sejumlah fitur khusus seperti KartaDashcam, tombol darurat SOS, pelatihan antipelecehan seksual, hingga komunitas NGERUMPI (Ngobrol Seputar Masalah Para Wiramudi) yang menjadi wadah berbagi dan pengembangan kapasitas bagi pengemudi perempuan.

Salah satu mitra pengemudi perempuan, Saidah Anwar dari Tangerang, mengaku kehadiran Grab membantunya bangkit dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi.

“Sekarang saya bisa menghidupi keluarga, membantu sesama ibu tunggal, dan membuktikan bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya,” kata Saidah.

Dampak sosial Grab juga terlihat di sektor pendidikan dan pengembangan ekonomi lokal. Melalui program GrabScholar, lebih dari 5.700 pelajar telah menerima manfaat beasiswa sejak 2022 hingga 2025.

Program ini bertujuan membuka akses pendidikan yang lebih luas, terutama bagi anak-anak mitra Grab.

Baca juga : Laporan ESG 2025, Grab Tegaskan Komitmennya Dukung Program Keberlanjutan

Sementara di sektor ekonomi, lebih dari 200.000 UMKM di 16 kota telah mendapatkan manfaat dari program Kota Masa Depan, yang membantu pelaku usaha mempercepat transformasi digital dan memperluas pasar.

Selain itu, melalui program Kolaborasi Kebaikan (KOLAK) selama Ramadan, Grab menggerakkan 760 mitra pengemudi untuk membagikan lebih dari 11.000 paket takjil gratis di 25 kota.

Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan beriringan dengan upaya menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang lebih luas.

Melalui strategi ESG yang dijalankan, Grab berupaya memastikan manfaat teknologi tidak hanya dirasakan pengguna, tetapi juga mitra, UMKM, dan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.