Dark/Light Mode

GAMDI Dukung Evaluasi MBG, Siapkan Rekomendasi Bagi BGN

Selasa, 30 Juni 2026 18:51 WIB
Ketua Umum GAMDI Riyad.  Foto: GAMDI
Ketua Umum GAMDI Riyad. Foto: GAMDI

RM.id  Rakyat Merdeka - Gabungan Mitra Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (GAMDI) mendukung langkah pemerintah mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Organisasi yang mewadahi para mitra dapur tersebut kini menyiapkan sejumlah rekomendasi untuk disampaikan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai bahan penyempurnaan tata kelola program.

Ketua Umum GAMDI, Riyad, mengatakan pihaknya masih mendata dampak yang dirasakan para mitra dapur menyusul kebijakan penghentian sementara pembentukan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru. Karena proses pendataan masih berlangsung, GAMDI belum dapat menyampaikan besaran dampak yang dialami para mitra.

"Kami sedang meminta masing-masing calon dapur yang sudah terverifikasi dan masih dalam proses untuk menghitung dampak maupun kerugiannya. Namun kami masih menunggu kebijakan lebih lanjut dari BGN," kata Riyad dalam acara Evaluasi Surat Edaran BGN Nomor 12 Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (30/6/2026).

Menurut Riyad, GAMDI memberikan ruang kepada BGN untuk menyelesaikan evaluasi internal sebelum menyampaikan berbagai masukan. Langkah itu dilakukan agar proses evaluasi pemerintah dapat berjalan secara optimal.

Baca juga : Dukung Deklarasi STBM, Bank Jakarta Berikan 1 Unit MCK Komunal Di Jakbar

"Kami memberikan kesempatan kepada BGN untuk melakukan evaluasi internal. Sementara itu kami menyiapkan berbagai rekomendasi sebagai masukan untuk memperbaiki sistem tata kelola secara komprehensif ke depan," ujarnya.

Ia menjelaskan, rekomendasi yang tengah disusun mencakup berbagai aspek, mulai dari tata kelola kelembagaan, sistem operasional dapur, hingga penguatan rantai pasok agar pelaksanaan Program MBG semakin efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Terkait wacana pelaksanaan Program MBG yang lebih berfokus pada kantin sekolah, Riyad menilai skema tersebut belum dapat diterapkan secara menyeluruh. Pasalnya, ribuan dapur MBG telah beroperasi di berbagai daerah, sementara kesiapan kantin sekolah masih beragam.

"Kalau seluruhnya dialihkan ke kantin sekolah saya rasa tidak mungkin. Dapur yang sudah berjalan jumlahnya sudah sangat banyak. Kalau diubah seluruhnya akan menimbulkan persoalan baru, sementara kesiapan kantin juga belum merata, terutama terkait standar kebersihan dan higienitas," katanya.

Baca juga : Akademisi Unpad Dorong Evaluasi DMO dan RKAB demi Keandalan Sistem Kelistrikan

Pada kesempatan yang sama, Jerry Sambuaga menilai evaluasi yang dilakukan pemerintah merupakan langkah tepat untuk memastikan Program MBG berjalan semakin baik.

Menurutnya, komitmen pemerintah dalam menyempurnakan program perlu didukung seluruh pemangku kepentingan, mulai dari asosiasi, pelaku usaha, akademisi, regulator, hingga masyarakat.

"Saya melihat Presiden sangat concern dan responsif untuk memastikan Program MBG berjalan dengan baik. Kami mengapresiasi langkah pemerintah melakukan evaluasi dan berharap hasilnya benar-benar membantu masyarakat," ujar Jerry.

Ia menambahkan, Program MBG tidak hanya bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi peserta didik, tetapi juga telah membentuk ekosistem ekonomi yang melibatkan banyak sektor, seperti pedagang, penyedia jasa, distributor, pengelola kantin, hingga petani lokal sebagai pemasok bahan pangan.

Baca juga : BBRM Bukukan Pendapatan 13,8 Juta Dolar AS, Siapkan Armada Baru

"Program ini memberikan manfaat yang luas. Bukan hanya bagi siswa sebagai penerima manfaat, tetapi juga bagi pedagang, penyedia jasa, distributor, kantin, hingga petani lokal yang memasok bahan pangan. Karena itu, keberlangsungan program ini sangat penting bagi perekonomian daerah maupun nasional," tuturnya.

Jerry menilai, setiap program berskala nasional pasti menghadapi tantangan dalam implementasinya. Karena itu, evaluasi dan penyempurnaan merupakan bagian yang wajar agar tata kelola program semakin baik dan manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.