Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Selangkah Lagi Gabung CPTPP
Indonesia Perluas Pasar Ekspor Ke Asia-Pasifik
Sabtu, 4 Juli 2026 06:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Langkah Indonesia bergabung dengan blok perdagangan bebas Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership (CPTPP) semakin dekat. Proses aksesi komoditas dan pasar internasional ini terus menunjukkan kemajuan demi memperluas akses pasar ekspor dan menarik investasi asing ke dalam negeri.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, dalam Pertemuan Komisi CPTPP ke-10 pada 26 Juni 2026, para menteri anggota telah menyepakati dimulainya diskusi persiapan bagi Indonesia, Filipina, dan Uni Emirat Arab (UEA).
Tahap ini menjadi pintu masuk krusial sebelum pembentukan Accession Working Group (AWG) menuju keanggotaan penuh.
Menurut Airlangga, ketentuan-ketentuan di dalam CPTPP secara umum telah selaras dengan berbagai perjanjian internasional yang diikuti Indonesia, seperti Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO), Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), ASEAN, serta proses aksesi Organization for Economic Cooperation and Development (OECD).
Baca juga : Tetapkan Tersangka Baru, Kejagung Terus Bersihkan BGN dari Koruptor
Pemerintah menargetkan Indonesia dapat menjadi anggota penuh CPTPP pada tahun 2027.
“Kami hanya memerlukan beberapa penyesuaian peraturan perundang-undangan untuk memenuhi komitmen di CPTPP. Hingga kini, Pemerintah telah menyelaraskan regulasi domestik pada 22 bab ketentuan perjanjian,” ujar Airlangga dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
CPTPP merupakan pakta perdagangan bebas berstandar tinggi yang saat ini beranggotakan 12 negara. Antara lain Jepang, Kanada, Australia, Inggris, Singapura, dan Meksiko.
Secara kolektif, negara anggota blok perdagangan ini mewakili sekitar 15 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dunia dengan total jangkauan pasar mendekati 600 juta penduduk.
Baca juga : Argentina vs Tanjung Verde, Messi Ditantang Debutan
Dalam proses aksesi ini, Indonesia mengantongi dukungan kuat dari sejumlah negara anggota, termasuk Inggris. Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Inggris pada Januari 2026 yang juga mencakup perluasan sektor energi bersih, semikonduktor, hingga ekonomi digital.
Bagi pelaku usaha domestik, keanggotaan dalam blok ini diproyeksikan memberikan kemudahan berupa pengurangan hambatan tarif, prosedur kepabeanan yang lebih sederhana, aturan perdagangan digital modern, serta kemudahan integrasi rantai pasok regional melalui skema rules of origin.
Sementara bagi konsumen, keterbukaan pasar ini berpotensi menghadirkan pilihan produk yang lebih beragam dengan harga kompetitif.
Airlangga menegaskan, integrasi ini berjalan beriringan dengan agenda reformasi ekonomi di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada penyederhanaan regulasi dan peningkatan daya saing usaha nasional, khususnya bagi sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Baca juga : Jokowi Siap Hadiri Sidang & Tunjukkan Ijazahnya
“Indonesia memang bukan yang pertama di ASEAN. Sebab, Vietnam, Brunei, Malaysia, dan Singapura sudah bergabung. Namun, sebagai kekuatan ekonomi terbesar dan satu-satunya negara anggota G20 di ASEAN, keanggotaan di CPTPP ini dipastikan akan memperkuat posisi geopolitik dan geoekonomi Indonesia di kawasan Indo-Pasifik,” jelas Airlangga.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimismenya bahwa keaktifan Indonesia di berbagai forum strategis dunia, seperti proses aksesi OECD, G20, ASEAN, hingga kemitraan BRICS, merupakan langkah nyata untuk mensejajarkan posisi Indonesia dengan kekuatan ekonomi global, sekaligus memperjuangkan kepentingan nasional di kancah internasional. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Sabtu, 4 Juli 2026 dengan judul "Selangkah Lagi Gabung CPTPP Indonesia Perluas Pasar Ekspor Ke Asia-Pasifik"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya