Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- IHSG Merah Di Awal Perdagangan, Turun Ke 5.984
- Kakorlantas Ungkap Tantangan Baru Lalu Lintas di Era Teknologi & Bonus Demografi
- Yulisman: Ekspor Listrik Hijau Harus Maksimalkan Nilai Tambah untuk RI
- Riset Doktor Ilmu Komunikasi: Algoritma Medsos Turut Tentukan Narasi IKN
- Persija Resmi Rekrut Pratama Arhan
Tas Bright Gas Viral di Jakarta Fair 2026, Dongkrak UMKM Binaan Pertamina
Rabu, 8 Juli 2026 20:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tas karakter berbentuk tabung Bright Gas 5 kilogram berwarna fuchsia yang dipasarkan melalui Booth Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026 menjadi viral di media sosial.
Tingginya minat masyarakat terhadap produk tersebut tidak hanya mendorong penjualan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan PT Pertamina (Persero).
Booth Bright Store by Pertamina di JIExpo Kemayoran menjadi salah satu sarana perusahaan memperluas akses pasar produk UMKM sekaligus memperkuat promosi layanan Pertamina.
Antusiasme pengunjung membuat tas karakter Bright Gas diburu konsumen hingga memunculkan fenomena jasa titip (jastip) selama penyelenggaraan Jakarta Fair 2026.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, mengatakan tingginya minat masyarakat terhadap tas karakter Bright Gas menunjukkan bahwa aktivasi promosi perusahaan mampu menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas.
Pertamina terus mendorong, agar setiap aktivasi brand tidak hanya berhenti pada aspek promosi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat.
Baca juga : Jamkrindo Syariah Hadir di SYAFIF 2026 Banjarmasin Perkuat Literasi Penjaminan
Melalui Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas, produk layanan Pertamina, dan pemberdayaan UMKM dapat berjalan beriringan.
"Tas karakter Bright Gas yang mendapat respons sangat positif dari masyarakat menjadi contoh, bagaimana produk promosi dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM binaan untuk memperoleh akses pasar yang lebih luas,” ujar Baron.
Menurut Baron, pelibatan UMKM dalam rantai pasok Bright Store merupakan bagian dari upaya Pertamina menciptakan nilai tambah, mulai dari produk tas hingga makanan ringan lokal yang menjadi isi paket bagi konsumen.
“Kami ingin produk UMKM lokal semakin dikenal luas dan menjadi lebih VOKAL. Karena itu, Pertamina tidak hanya menyediakan ruang promosi, tetapi juga membangun ekosistem agar produk binaan dapat masuk ke kebutuhan pasar yang lebih konkret. Ketika satu produk menjadi viral, dampaknya diharapkan tidak berhenti pada peningkatan transaksi, tetapi juga bergerak ke peningkatan produksi, penyerapan tenaga kerja, dan penguatan kapasitas usaha,” kata Baron.
Tas karakter Bright Gas diproduksi PT Glory Nine Degrees, UMKM binaan Small Medium Enterprise & Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina (Persero) dan Pertamina Foundation yang berbasis di Bandung.
Lonjakan permintaan membuat perusahaan menambah kuota produksi sekitar 10 persen dari rencana awal.
Baca juga : Event Mandiri Jogja Marathon 2026 Dukung Ekonomi Daerah Hingga 4,6 Persen
Founder PT Glory Nine Degrees, Sandiani, mengatakan proyek kolaborasi tersebut turut meningkatkan aktivitas produksi sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar.
Untuk memenuhi permintaan, operasional produksi ditingkatkan menjadi 18 jam per hari dalam dua shift.
“Masyaallah, proyek ini membuat para tetangga sekitar workshop yang tadinya kurang produktif kini bisa memiliki penghasilan. Bahkan, anak-anak usia SMA yang sedang libur sekolah kami libatkan di bagian finishing dan packaging. Mereka jadi jauh lebih produktif dan mendapatkan upah sendiri. Kami juga membagi porsi jahitan lapis luar kepada ekosistem konveksi tetangga yang sedang sepi orderan, tentunya dengan pengawasan QC yang ketat sesuai standardisasi kami,” ungkap Sandiani.
Dampak positif juga dirasakan UMKM lain yang menjadi bagian dari rantai pasok Bright Store, yakni Susnukuma, produsen kue sus kering asal Bandung yang produknya menjadi salah satu isi paket tas Bright Gas.
Owner Susnukuma, Aniasuti, mengatakan pesanan dalam jumlah besar dari Pertamina memberikan peluang bagi usahanya untuk menyerap lebih banyak tenaga kerja dari lingkungan sekitar.
“Bagi kami, pesanan massal dari Pertamina untuk agenda besar seperti PRJ ini adalah peluang yang sangat kami syukuri. Di saat pesanan melonjak tinggi, kami bahkan mampu menyerap hingga 20 orang tenaga kerja musiman dari lingkungan sekitar rumah. Melalui proyek sinergi ini, kami bisa memberikan penghasilan tambahan bagi ibu-ibu agar mereka lebih produktif secara ekonomi,” tutur Aniasuti.
Baca juga : Indofood Gelar Meet & Greet Pemain Persija di Jakarta Fair 2026
Selain meningkatkan kapasitas produksi, pendampingan Pertamina juga membantu pengembangan pemasaran UMKM binaan.
“Kami sangat terbantu oleh Pertamina. Sebagai UMKM kecil, kami tidak memiliki tim pemasaran khusus dan semuanya seringkali dirangkap sendiri. Namun sejak didampingi Pertamina pasca-pandemi, kami diajarkan pemasaran digital, difasilitasi bazar di mall besar, hingga dibantu menembus jaringan retail modern. Bahkan sekarang, fokus bisnis kami berhasil melompat ke sektor B2B dengan menerima maklun atau white label untuk berbagai mitra strategis,” tambah Aniasuti.
Baron menegaskan Pertamina akan terus memperluas pembinaan dan akses pasar bagi UMKM agar mampu tumbuh dan naik kelas.
“Bagi Pertamina, keberhasilan ini menjadi dorongan untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan. Kami percaya UMKM memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi nasional. Karena itu, Pertamina akan terus membuka ruang kolaborasi agar semakin banyak UMKM binaan yang dapat tumbuh, naik kelas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” tutup Baron.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya