Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Konsep Indonesia Incorporated
Airlangga Ajak Pengusaha Jaga Ketahanan Ekonomi
Kamis, 6 Agustus 2026 06:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mendorong penguatan sinergi dengan dunia usaha untuk menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, perekonomian Indonesia masih menunjukkan kinerja yang solid meski dihadapkan pada tekanan perdagangan global, gejolak harga energi dan volatilitas pasar keuangan.
Menurut dia, sejumlah indikator ekonomi tetap terjaga. Inflasi Indonesia pada Juli 2026 tercatat 2,88 persen secara tahunan (year on year/yoy), masih berada dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen. Sementara, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur berada pada level ekspansif 50,2 pada Juli 2026.
Baca juga : Taiwan Kerahkan Warga Sipil Ikut Latihan Militer
Di sektor keuangan, pertumbuhan kredit perbankan mencapai 12,67 persen secara tahunan pada Juni 2026. Cadangan devisa juga tercatat sebesar 145,6 miliar dolar AS atau sekitar Rp 2.609 triliun, setara dengan 5,5 bulan impor.
“Outlook ekonomi dunia terlihat semakin membaik dan diproyeksikan naik dari 2,8 persen pada 2026 menjadi 3,1 persen pada 2027,” kata Airlangga dalam Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) XXXV di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (5/8/2026).
Airlangga mengatakan, ketahanan ekonomi tersebut didukung berbagai kebijakan Pemerintah untuk menjaga konsumsi domestik, memperkuat sektor prioritas, mendorong investasi dan menciptakan lapangan kerja.
Baca juga : Demi Keselamatan, Evaluasi Kesehatan Petugas Damkar
Pemerintah juga terus mempercepat program swasembada energi melalui implementasi B50, penyediaan biosolar bagi nelayan, serta pengembangan bioetanol sebagai bahan bakar nabati.
Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memberikan berbagai stimulus. Antara lain diskon transportasi, bantuan pangan, Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Bantuan Hari Raya (BHR) bagi pengemudi ojek online hingga program magang nasional.
Airlangga juga meminta perusahaan yang tergabung dalam Apindo berpartisipasi dalam program magang nasional yang menargetkan 150 ribu peserta.
Baca juga : Bos FIFA Dituding Tukang Peras
“Pemerintah mendorong program magang untuk Gen Z sebanyak 150.000 peserta. Saya minta beberapa perusahaan Apindo ikut mendaftar,” pintanya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya