Dark/Light Mode

Gandeng NU, BSI Kelola Lebih Dari 14 Ribu Pesantren Di Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 18:44 WIB
Foto: Dok. BSI
Foto: Dok. BSI

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI memperkuat kolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU), dalam mendorong peningkatan literasi dan penetrasi keuangan syariah di Indonesia.

Tercatat, hingga saat ini, BSI mengelola lebih dari 14 ribu pesantren di seluruh Indonesia dan sekitar 23,9 persen di Jawa Timur.

Hal tersebut menjadi motivasi perseroan memperkuat peran bank syariah sebagai mitra strategis pesantren mitra layanan keuangan syariah.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya BSI memosisikan diri sebagai mitra strategis yang mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah.

Baca juga : Prabowo: NU Tentukan Masa Depan Bangsa

“Terutama melalui peningkatan literasi keuangan syariah di pesantren dan masyarakat serta pemanfaatan produk dan kanal digital perbankan syariah,”  ujar Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangan resmi, Jumat (28/8/2026).

BSI juga berkomitmen memperkuat peran strategis NU dalam membangun Islamic ecosystem di Tanah Air melalui pengembangan ekosistem kelembagaan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga penguatan ekosistem pesantren.

Sinergi tersebut antara lain diarahkan pada dukungan pembiayaan produktif bagi UMKM, komunitas dan pesantren, pendampingan serta peningkatan kapasitas usaha, digitalisasi layanan pesantren, dan pengembangan ekosistem ekonomi yang inklusif.

Dengan dukungan tersebut, BSI berharap dapat berkontribusi terhadap kemandirian ekonomi umat sekaligus memperluas manfaat ekonomi syariah bagi masyarakat secara berkelanjutan.

Baca juga : Prabowo Blak-Blakan Sudah Lama Kepingin Punya Kartu Anggota Nahdlatul Ulama

"Sejalan dengan momentum Muktamar NU ke-35, Kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada NU atas terselenggaranya forum penting tersebut,” kata Anggoro.

Sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, NU memiliki peran strategis dalam menghadirkan gagasan dan ide-ide inspiratif yang dapat mendorong kemajuan umat sekaligus pertumbuhan ekonomi nasional.

BSI berharap sinergi bersama NU dapat terus diperkuat, sehingga mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam membangun ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang semakin inklusif, kuat, dan memberikan dampak positif bagi Indonesia.

Anggoro menekankan, BSI juga terus memperkuat literasi dan penetrasi layanan keuangan syariah di lingkungan pesantren di seluruh Indonesia. Khususnya di Jawa Timur yang merupakan salah satu wilayah dengan basis pesantren terbesar di Tanah Air.

Baca juga : Bank BSN Dukung Digitalisasi dan Ekonomi Pesantren

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kemudahan dan solusi layanan yang dirancang untuk mendorong pesantren naik kelas serta semakin mandiri secara ekonomi. Antara lain, melalui pemanfaatan cash management untuk mendukung pengelolaan keuangan di lingkungan ekosistem pesantren, BSI Agen yang dapat memperkuat perputaran ekonomi di tingkat lokal, serta optimalisasi layanan Byond by BSI sebagai platform mobile banking yang memudahkan civitas pesantren mengakses berbagai layanan perbankan BSI secara digital.

Melalui penguatan layanan tersebut, BSI ingin memastikan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan dakwah. “Tetapi juga berkembang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta bagian penting dari pertumbuhan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional,” pungkas Anggoro.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.