Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jasa Marga-Jasa Raharja Perkuat Layanan Keselamatan Tol Berbasis Digital
Kamis, 3 September 2026 20:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Jasa Raharja (Persero) memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan tol berbasis digital. Melalui aplikasi Travoy, pengguna jalan nantinya dapat memperoleh informasi risiko kecelakaan, melaporkan insiden, mencari rumah sakit terdekat, hingga mengakses bantuan darurat secara lebih cepat.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Pemanfaatan Sumber Daya dan Pengembangan Layanan Keselamatan Jalan Tol Berbasis Digital di Jakarta, Rabu (2/9/2026).
MoU ditandatangani Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono dan Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.
Melalui kerja sama ini, kedua BUMN akan mengoptimalkan pemanfaatan data, informasi, teknologi, sarana, kanal layanan, serta kapabilitas masing-masing. Integrasi dilakukan melalui aplikasi Travoy milik Jasa Marga dan Jasfren milik Jasa Raharja.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono mengatakan, keselamatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan jalan tol. Karena itu, peningkatan keselamatan tidak hanya mengandalkan kualitas infrastruktur, tetapi juga kemampuan mendeteksi risiko dan memberikan respons cepat saat terjadi kondisi darurat.
Baca juga : Genjot Kepatuhan Pajak Kendaraan, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Tim Samsat Sumut
“Bagi kami, keselamatan pengguna menjadi bagian dari keseluruhan pengalaman perjalanan di jalan tol. Karena itu, kami terus mendorong penguatan layanan yang tidak hanya berfokus pada penanganan ketika terjadi insiden, tetapi juga pada bagaimana risiko dapat diantisipasi sejak awal,” ujar Rivan.
Menurutnya, kolaborasi dengan Jasa Raharja akan menghubungkan data, teknologi, dan kompetensi kedua perusahaan untuk menghadirkan layanan keselamatan yang lebih cepat dan tepat sesuai kebutuhan pengguna jalan.
Sementara Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menilai masyarakat membutuhkan layanan yang mudah, cepat, dan terintegrasi, terutama ketika menghadapi kecelakaan.
Menurutnya, korban maupun keluarga tidak seharusnya dibebani kebingungan untuk mencari bantuan atau informasi mengenai layanan yang tersedia.
“Ketika kecelakaan terjadi, korban dan keluarga tidak boleh dibebani dengan kebingungan mencari bantuan atau informasi mengenai layanan yang tersedia. Melalui kolaborasi ini, kami ingin mendekatkan akses pertolongan dan perlindungan kepada masyarakat dalam satu platform yang mudah digunakan,” kata Awaluddin.
Baca juga : Jalan Tol Tepat Waktu Bantu Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Ia menambahkan, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi faktor penting dalam penanganan korban kecelakaan. Informasi awal yang diterima secara cepat dapat membantu koordinasi antara pengelola jalan tol, petugas Jasa Raharja, fasilitas kesehatan, serta pemangku kepentingan lainnya.
“Semakin cepat informasi diterima dan diteruskan kepada pihak yang tepat, semakin besar peluang korban memperoleh penanganan medis secara cepat,” ujarnya.
Dalam kerja sama tersebut, sejumlah fitur tengah dikaji untuk diintegrasikan ke aplikasi Travoy. Di antaranya informasi rumah sakit terdekat berdasarkan lokasi pengguna, kanal pelaporan kecelakaan, serta akses bantuan darurat.
Kolaborasi juga diarahkan untuk memperkuat pencegahan kecelakaan. Salah satunya melalui pengembangan informasi titik rawan kecelakaan berdasarkan data historis dan analisis keselamatan.
Informasi tersebut nantinya dapat menjadi peringatan bagi pengemudi ketika mendekati ruas tol yang memiliki tingkat risiko kecelakaan lebih tinggi.
Baca juga : Menguji Standar Keselamatan Jalan Tol: Evaluasi Regulasi dan Catatan Kritis KNKT
Rangkaian penandatanganan MoU turut diawali dengan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) dan prinsip dasar pertolongan pertama. Kegiatan tersebut juga dilengkapi pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta.
Pelatihan itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi situasi darurat. Termasuk memberikan pertolongan awal kepada korban kecelakaan sebelum memperoleh penanganan medis lebih lanjut.
Melalui sinergi ini, Jasa Marga dan Jasa Raharja berkomitmen membangun ekosistem keselamatan jalan tol yang lebih terintegrasi. Mulai dari penyediaan informasi risiko, pencegahan kecelakaan, respons darurat, hingga akses pertolongan dan perlindungan bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya