Dark/Light Mode

Generali Catat Pertumbuhan Premi 10 Persen Di Tengah Pandemi

Sabtu, 4 Juli 2020 07:33 WIB
CEO Generali Edy Tuhirman. (Foto: Istimewa)
CEO Generali Edy Tuhirman. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Meski di tengah gempuran Covid-19, kinerja industri asuransi tetap baik. PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia misalnya, dalam kuartal I-2020 Generali tumbuh membukukan premi lebih dari Rp 762 miliar atau tumbuh 10 persen yoy.

Berdasarkan laporan keuangan yang belum diaudit, Generali juga sukses mencatat aset sebesar Rp 7,75 triliun atau tumbuh 9 persen yoy, laba setelah pajak sebesar lebih dari Rp 39,8 miliar atau tumbuh 9 persen yoy, serta mempertahankan rasio solvabilitas (RBC) sebesar 319 persen.

Dikatakan CEO Generali Indonesia Edy Tuhirman, sesuai dengan pengalaman dan perjalanan bisnisnya, Generali telah melayani kebutuhan asuransi masyarakat di dunia selama hampir 200 tahun, dan dalam kurun waktu tersebut, Generali telah berhasil melalui berbagai krisis dan pandemi yang terjadi sebelumnya.

"Pengalaman tersebut menjadi kekuatan untuk terus mendampingi dan memberi solusi bagi nasabah dan mitra bisnis, termasuk pada situasi pandemi saat ini," kata Edy dalam paparan kinerja secara virtual, Jumat (3/7).

Sepanjang 2019, Generali Indonesia telah mencatat laba sebelum pajak mencapai Rp 182 miliar atau tumbuh 25 persen yoy dari tahun sebelumnya.

Berita Terkait : Meski Naik Jadi 0,18 Persen, Inflasi Juni Masih Rendah

Selain itu, kesehatan finansial Generali dalam kondisi prima, ditandai dengan RBC mencapai 423 persen atau 3,5 kali lipat di atas ketentuan minimum dari pemerintah yakni 120 persen.

Pertumbuhan ini ditopang oleh akselerasi bisnis Generali yang didukung optimalisasi teknologi, inovasi produk dan layanan yang dilakukan secara berkesinambungan dan berorientasi pada nasabah.

Capaian di 2019, menunjukkan ambisi Generali untuk terus memperkuat posisi di Indonesia sebagai perusahaan asuransi yang penuh dengan inovasi, seperti hadirnya DNA Journal dan RoboARMS yang menjadi solusi bagi kesehatan nasabah dan optimalisasi otomatis pada produk unitlink.

Menurut Edy, Generali telah melindungi lebih dari 400 keluarga dari risiko finansial akibat hilangnya pendapatan keluarga karena musibah tutup usia, serta lebih dari 245 ribu individu dari risiko finansial, akibat jatuh sakit dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Dengan total perolehan premi sebesar lebih dari Rp 2,4 trilliun pada di 2019, Generali menutup tahun dengan pertumbuhan premi lanjutan sebesar 18 persen.

Baca Juga : China Bersiap Gagahi Hong Kong

Pihaknya juga membukukan total aset mencapai lebih dari Rp 7 triliun atau tumbuh 1 persen yoy. Untuk komposisi produk, unit link masih mendominasi dengan presentasi sebesar 71 persen dan 29 persen untuk produk tradisional.

Sedangkan jalur distribusi keagenan masih menjadi saluran distribusi yang memberikan kontribusi perolehan premi terbesar yakni sebesar 67 persen, yang disusul oleh bancassurance 18 persen dan corporate solution sebesar 15 persen.

Didukung oleh lebih dari 9 ribu tenaga pemasar profesional serta 10 mitra distribusi perbankan, Generali saat ini melayani lebih dari 400 ribu nasabah di seluruh Indonesia.

Bayar Klaim Rp 5 M Korban Covid-19

Dalam masa pandemi ini, Generali terus mendampingi nasabah yang terdampak baik dalam keleluasaan pembayaran premi hingga klaim terkait Covid-19.

Baca Juga : Cocok Jadi Pelakor

"Tercatat hingga tanggal 30 Juni 2020, Generali telah membayarkan 66 klaim untuk nasabah yang terinfeksi Covid-19 dengan nilai total Rp 5 miliar," tuturnya.

Jumlah itu terdiri dari tiga nasabah meninggal dunia. "Kami turut berbelasungkawa atas meninggalnya pasien, dan kepada 63 nasabah yang menjalani perawatan di rumah sakit," ujarnya.

Memasuki kondisi new normal, banyak orang sudah terbiasa melakukan berbagai aktivitas dan berinteraksi secara online, dan ini menjadi peluang baginya untuk memperkuat tim pemasaran dalam memasarkan produk, melakukan rekruitmen dan memperkuat posisi brand Generali secara digital.

"Kami memahami dengan baik kebutuhan masyarakat Indonesia, baik dari segi produk dan layanan. Untuk itu, dengan mengoptimalkan kreativitas, konsistensi dan akselerasi digital, Generali berfokus memberikan solusi di setiap touchpoint yang ada di masa ini dan masa mendatang, guna mengantisipasi berbagai risiko yang mungkin terjadi," pungkasnya. [DWI]