Dark/Light Mode

Bisnis Alkes Moncer, Indofarma Cetak Laba 7,96 Miliar di 2019

Rabu, 29 Juli 2020 22:01 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Indofarma Tbk (INAF) optimis di tahun 2020 kinerja perusahaan akan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. Penataan produk, kedisiplinan, serta restrukturisasi akan menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mencatat kinerja yang cemerlang pada tahun 2020.

Direktur Keuangan & Human Capital Indofarma Herry Triyatno menerangkan, di tahun 2019 Indofarma berhasil mencetak laba sebesar Rp 7,96 miliar, dan ini merupakan kemajuan signifikan perseroan setelah berapa tahun alami kerugian.

"Di 2020 kami melihat trend pertumbuhan menguat, kami melihat ada perbaikan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Dan kami optimis, kinerja Indofarma hingga akhir tahun ini lebih baik dibanding tahun 2019," kata Herry dalam paparan publik Indofarma, di Jakarta, Rabu (29/7).

Baca juga : Frisian Flag Bersama Shopee Berhasil Kumpulkan Donasi 1,6 Miliar

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Indofarma Arief Pramuhanto menuturkan bahwa, lini bisnis Alat Kesehatan (Alkes) tahun ini akan menopang kinerja keuangan Indofarma. Pasalnya, hingga saat ini bisnis Alkes, khususnya peralatan terkait penangan Covid-19 telah menyumbang sekitar lebih dari 50 persen dari total revenue Indofarma.

"Kami ada tiga fokus bisnis yakni farmasi, alkes dan herbal. Saat ini, memang alkes menjadi motor penggerak utama pertumbuhan pada kinerja keuangan Perseroan, dan hingga akhir tahun di perkirakan alkes masih akan dominan,"kata Arief.

Arief menambahkan angkah perusahaan agresif dalam ekspansi alat kesehatan dalam rangka memperbaiki tingkat profitibilitas. Pasalnya, marjin dari penjualan alat kesehatan diakui lebih besar dibanding dari obat. "Alkes itu profitnya lebih besar sampai double digit, dibanding obat yang hanya single diigit,"ungkapnya.

Baca juga : Yakin Aman dari Corona, Serena Nggak Sabar Main di US Open

Sebelumnya, perusahaan telah meluncurkan 6 produk baru alat kesehatan yakni, masker INA Mask, hand sanitizer CLIND, alat pemeriksaan kesehatan mandiri Teledoc, emergency ventilator Inavent, alat untuk mengukur komposisi tubuh Indofarma InBody Test, dan mesin untuk cuci darah (hemodialisa) Hemodind.

Keenam produk ini terdiri dari bermacam jenis dan akan diperjual belikan secara umum serta dapat melalui Kerjasama Operasional (KSO).

"Kami juga sedang mempersiapkan sekitar 2-3 produk baru lagi yang akan diluncurkan di sisa tahun ini, mulai dari alat rapid test, PCR dan lainnya," tegas Arief. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.