Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Pengamat: Kalau Vaksinnya Belum Ada, Kita Tak Bisa Kembali Normal
Minggu, 20 September 2020 06:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah pihak mendorong agar vaksin Covid-19 segera ditemukan dan diberikan ke masyarakat. Vaksin diyakini sebagai obat mujarab memulihkan kembali ekonomi Indonesia.
Direktur Riset Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Piter Abdullah menilai, vaksin Corona menjadi kunci untuk pemulihan ekonomi nasional. Menurutnya, selama ini pandemi Covid-19 merupakan sumber masalah perlambatan ekonomi. “Artinya, fokus pemerintah seharusnya pada pengendalian wabah dan penemuan vaksin ,” tegasnya.
Baca juga : Pengamat: Kinerja Jaksa Agung Terbuka dan Sesuai Harapan Publik
Dia menilai masyarakat masih akan terbatas jika vaksin tidak ditemukan. “Kalau vaksinnya belum ada, kita tidak bisa kembali normal. Jadi, kuartal III dan IV ini kita yakini pertumbuhannya masih negatif,” tutur Piter.
Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Iman Sugema mengatakan, penemuan vaksin Covid-19 dapat memulihkan perekonomian Indonesia paling cepat pertengahan 2021.
Baca juga : Konsul Haji: Saudi Belum Umumkan Izin Pembukaan Umrah
Tergantung seberapa cepat dilakukan vaksin. Iman mengatakan, vaksin akan memberikan kepastian kepada pelaku usaha maupun industri untuk kembali mendorong produksinya lagi.
“Kalau penanganan Covid semakin lama terkatungkatung, maka semakin banyak perusahaan jadi korban dan membuat recovery semakin sulit,” ujarnya.
Baca juga : Giliran Erick Yang Sowan Ke Wapres
Kendati begitu, dia memperkirakan, jika perekonomian sudah kembali pulih, maka dapat tumbuh lebih tinggi dari periode 2019 sebesar 5,02 persen.
“Kalau pertengahan 2021 sudah selesai, aktivitas ekonomi akan berjalan dan berapa pun asumsi akan bisa dicapai,” jelasnya. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya