Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Tren Industri Halal, BNI Syariah Genjot Produk Digital
Rabu, 30 September 2020 11:57 WIB
Sebelumnya
Kedua, adanya dukungan pemerintah diantaranya pembentukan Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), untuk mencapai visi Indonesia sebagai pusat keuangan syariah dunia.
Komitmen pemerintah juga ditunjukkan dengan pembentukan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk pengelolaan dana haji, pembentukan halal park untuk pembentukan ekosistem halal, pembentukan kawasan industri halal untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi produk halal, dan regulasi jaminan produk halal untuk menjamin hak-hak muslim dalam mendapatkan makanan yang halal.
Baca juga : Industri Keuangan Syariah Tetap Moncer Di Era Corona
Ketiga adalah adanya perkembangan teknologi digital ditunjukkan dengan munculnya sosial media influencer satunya berupa konten dakwah, fintech payment, peer to peer lending, e-commerce, transaksi cashless, dan open banking yang memungkinkan sistem bank untuk terkoneksi dengan pihak ketiga.
Mengacu pada data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) aset perbankan syariah masih tumbuh sebesar 9,22 persen lebih tinggi dari perbankan konvensional yang tumbuh 4,98 persen. Dengan postur aset tersebut, perbankan syariah memiliki market share sebesar 6,13 persen.
Baca juga : Gandeng IPB, CIMB Niaga Syariah Layani Digital Banking
Direktur Infrastruktur Ekosistem Syariah KNEKS Sutan Emir Hidayat menjelaskan, komitmen pemerintah untuk pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang terus meningkat dari tahun ke tahun. “Untuk menopang industri halal perlu lembaga keuangan syariah yang kuat, termasuk di dalamnya perbankan syariah yang menopang industri produk halal sehingga tercipta halal value chain,” jelasnya.
Tidak hanya meningkatkan industri halal, menurut Sultan penting untuk mengembangkan dan memperluas kegiatan usaha syariah yang memunculkan UMKM yang berorientasi ekspor.
Baca juga : Nih, 4 Sektor Potensial Pengembangan Industri Halal Nasional
Di kesempatan yang sama, juga dilakukan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) secara virtual antara BNI Syariah dengan Tokopedia Salam.
Head of Tokopedia Salam Garri Juanda mengatakan, pihaknya mendorong pemerataan ekonomi syariah di Indonesia secara digital. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya