Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Saat Musim Liburan 2018

Traveling Dongkrak Transaksi Nontunai

Minggu, 10 Maret 2019 06:06 WIB
Transaksi nontunai meningkat saat liburan. (Foto : istimewa)
Transaksi nontunai meningkat saat liburan. (Foto : istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Metode pembayaran nontunai terus mengalami peningkatan. Terutama pada musim liburan. Aktivitas perjalanan wisata atau traveling telah mendorong penggunaan transaksi nontunai.

Presiden Direktur PT Visa Worldwide Indonesia Riko Abdurrahman menilai, transaksi pembayaran nontunai terus mengalami peningkatan karena dianggap sangat memudahkan. Dalam berwisata masyarakat tidak perlu repot membawa sejumlah uang untuk bertransaksi karena cukup membawa kartu visa. Apalagi Visa bisa berlaku di banyak tempat.

“Semakin banyak masyarakat Indonesia yang memilih gaya hidup nontunai karena lebih mudah. Data kami menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin nyaman mengguna- kan pembayaran digital untuk membeli kebutuhan sehari-hari dan saat liburan,” ucap Riko, di Jakarta, kemarin.

Baca juga : Liburan Bareng Gading, Cocok Sophie Marten

Transaksi pembayaran nontunai dengan menggunakan kartu kredit kata dia, menjadi metode pembayaran yang populer. Dari data yang dimiliki selama 2018 kartu kredit banyak digunakan saat musim liburan, khususnya akhir tahun. “Saat musim liburan akhir tahun Kartu Kredit populer sebab para pemegang kartu dapat mengelola keuangan pribadi tanpa memengaruhi cash flow mereka,” katanya.

Masyarakat Indonesia yang bertransaksi menggunakan kartu kredit Visa tercatat mengalami pertumbuhan hingga 9 persen pada bulan November hingga Desember 2018, dibandingkan dengan periode yang sama pada 2017. Masyarakat Indonesia juga mulai memilih pembayaran contactless karena dianggap lebih cepat dan nyaman. “Pembayaran contactless menawarkan cara membayar yang lebih nyaman bagi konsumen karena lebih cepat dan mudah dibandingkan dengan pembayaran tunai,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, transaksi dengan Visa memiliki keunggulan lebih cepat di sejumlah merchant. Tentu hal ini menarik para traveler karena akan mempercepat dalam melakukan aktivitas traveling. “Para pemegang kartu Visa sekarang dapat menggunakan pembayaran contactless di sejum- lah merchant untuk nilai transaksi maksimal Rp1 juta. Hanya den- gan menempelkan (tapping) kartu Visa pada mesin pembaca kartu, transaksi akan selesai dalam hitungan detik, ” ujar Riko.

Baca juga : Piala Presiden Diharapkan Jadi Contoh Turnamen Yang Transparan

Berwisata dalam negeri maupun luar negeri tengah menjadi tren khususnya untuk generasi milenial selama liburan akhir tahun. Segmen traveling ini menjadi yang terdepan dalam bertumbuh dengan peningkatan volume pembayaran nontunai sebesar 16 persen dari bulan November hingga Desember 2018. “Traveling merupakan aktivitas yang populer dilakukan pada saat musim liburan,” katanya.

Berdasarkan studi Visa Global Travel Intentions, sekitar 55 persen masyarakat Indonesia banyak yang mengisi waktu liburan dengan berwisata. Kata dia selain berwisata, aktivitas traveling dalam liburan juga dimanfaatkan masyarakat untuk berkumpul dengan teman dan bersilaturahmi dengan saudara. “Mempererat hubungan melalui traveling bersama keluarga, teman, dan kerabat terdekat ,” tambah Riko.

Momentum tersebut tidak akan lepas dari kebutuhan transaksi pembayaran yang praktis. Pembayaran nontunai yang menawarkan keamanan, kemudahan, dan kenyamanan lebih saat bertransaksi telah mengubah preferensi masyarakat dalam membayar. “Sebagai pemimpin pembayaran digital di banyak negara, kami berusaha menghubungkan dunia melalui jaringan pembayaran yang paling inovatif dan aman,” katanya.

Baca juga : Osaka Nangkring Di Posisi Teratas Dunia

Untuk diketahui, Visa sendiri bercita-cita mewujudkan dunia tanpa uang tunai. Tidak hanya pertokoan modern, tetapi untuk seluruh lapisan masyarakat. Sementara itu, salah satu magnet wisata Tanah Air yakni Bali terus mendorong pembayaran nontunai.

Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BP- KAD) Provinsi Bali Dewa Putu Sunartha mengharapkan,semua pihak saat melakukan transaksi harus melalui nontunai. “Dengan menggunakan manfaat transaksi nontunai antara lain dapat menghemat pengeluaran negara atau daerah, mencegah peredaran uang palsu, menekan laju inflansi, penggelapan dan transaksi ilegal,” katanya. [JAR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.