Dark/Light Mode

AP I Sediakan Gerai Khusus UMKM Di NYIA

Sabtu, 9 Maret 2019 18:31 WIB
Direktur AP I Faik Fahmi (ketiga kiri) meninjau pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA), mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah), Jumat (21/2). (Foto: Kartika Sari/Rakyat Merdeka)
Direktur AP I Faik Fahmi (ketiga kiri) meninjau pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA), mendampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (tengah), Jumat (21/2). (Foto: Kartika Sari/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebagai bentuk dukungan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I menyiapkan lokasi khusus di Bandara Internasional Yogyakarta (New Yogyakarta International Airport/NYIA), Kulon Progo.

Pada tahap awal pengoperasian terminal internasional NYIA nanti, AP I menyediakan 5 titik gerai UMKM yang masing-masing berukuran 1,5 meter persegi, dan satu gerai berukuran 50 meter persegi, yang tersebar di area boarding lounge.

Baca juga : Pelajaran Dari Kasus Baasyir

AP I menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM (Diskop UMKM) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dalam menentukan UMKM dan produk apa saja yang akan ditampilkan di gerai-gerai tersebut.

“Gerai UMKM ini akan memprioritaskan produk-produk lokal DIY. Untuk pembagian gerai, dua titik dialokasikan untuk UMKM Kulon Progo, dan sisanya akan kami seleksi untuk UMKM DIY dan kabupaten sekitarnya,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM DIY Srie Nurkyatsiwi.

Baca juga : Ada Penginapan Gratis Di Ibukota

Srie menambahkan, pihaknya akan melakukan kurasi produk dan evaluasi, sesuai tata kelola yang ditentukan. Khusus UMKM yang bergerak di bidang kuliner, pihaknya mewajibkan UMKM terkait untuk memiliki izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikat halal, dan lolos uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

"Saat ini, sudah ada 190 produk unggulan binaan Diskop UMKM DIY yang berpotensi masuk NYIA, yaitu dari kerajinan (batik, kayu, kulit, perak, kontemporer), fashion (hijab, baju, tas, sepatu, sandal), dan kuliner (makanan dan minuman kemasan)," jelas Srie.

Baca juga : Seru, Gubernur BI Main Ketoprak Financial

Terkait hal ini, Direktur Pemasaran dan Pelayanan Angkasa Pura I Devy Suradji mengatakan, nantinya produk UMKM yang mengisi gerai-gerai AP I di area keberangkatan NYIA selama operasional terminal internasional, hingga bandara ini siap beroperasi penuh pada akhir tahun 2019, akan terbagi dalam kategori food, craft, dan fashion.

"Kami berharap, gerai khusus UMKM di NYIA ini dapat meningkatkan upaya promosi dan pemasaran bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah serta meningkatkan kegiatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Kulon Progo maupun Provinsi DIY," tutur Devy dalam keterangan resminya, Sabtu (9/3).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.