Dark/Light Mode

#SunyiBersuara, Cara Burger King Promosikan Perekrutan Kaum Disabilitas Di Lapangan Kerja

Jumat, 4 Desember 2020 13:22 WIB
Promosi #SunyiBersuara Burger King. (Foto: Twitter @@txtfrombrand)
Promosi #SunyiBersuara Burger King. (Foto: Twitter @@txtfrombrand)

RM.id  Rakyat Merdeka - Melanjutkan momentum keberhasilan dalam menyatukan rantai ritel makanan dan minuman di Indonesia di tengah pandemi, Burger King Indonesia mengumumkan jargon #SunyiBersuara “Voice of The Silent”. #SunyiBersuara merupakan gerakan untuk inklusivitas dan kesempatan yang setara di dunia kerja, khususnya bagi komunitas tunarungu. 

Burger King telah mempekerjakan 100 orang lebih anggota kru tunarungu di seluruh toko di Bali, Makassar, dan Jakarta. “Kami memulai proses perekrutan menjelang akhir 2018, yang menuntut kami untuk membangun prosedur ketenagakerjaan dan pelatihan dari awal. Kami telah belajar banyak selama proses tersebut. Kami memahami bahwa bisnis mungkin memiliki beberapa pertimbangan sebelum melakukan perjalanan ini, seperti yang terjadi pada kami di awal,” tutur Head of HR & CSR Burger King Indonesia, Frida Marpaung, dalam keterangan yang diterima RMco.id, Jumat (4/12).

Berita Terkait : Presiden Sahkan 9 Peraturan Turunan UU Disabilitas

Langkah tersebut ternyata berdampak positif bagi Burger King. CEO Burger King Indonesia Vaibhav Punj menyebut, dalam survei kepuasan tamu, pihaknya menemukan bahwa toko khusus bekerja lebih baik secara signifikan. 

Atas hal itu, pihaknya membuat surat terbuka dan menerbitkan toolkit untuk menjangkau perusahaan agar melakukan hal serupa. Toolkit #SunyiBersuara memberikan sebuah panduan yang jelas tentang mempekerjakan kaum disabilitas, yang berfokus pada empat langkah utama. Yaitu pendidikan tentang berbagai jenis disabilitas, memahami kebutuhan organisasi, menjangkau pihak-pihak terpilih yang dapat membantu dalam perekrutan hingga pelatihan, serta kontak untuk LSM dan pemangku kepentingan yang mendukung kaum disabilitas. 

Baca Juga : Jadi Menteri Kelautan Dan Perikanan Ad Interim, Syahrul Yasin Limpo Semangati Jajaran KKP

Toolkit ini juga telah tersedia di website SunyiBersuara.id. Agar lebih mendorong perusahaan, Burger King telah mempublikasikan video yang memperlihatkan bagaimana kru spesial itu tidak berbeda dari orang lain! 

Beragam perusahaan dan merek juga telah mendukung gerakan ini dengan mengganti logo mereka dengan Bahasa Isyarat Indonesia. Sejumlah perusahaan dan merek tersebut di antaranya adalah Anomali, Flip Burger, Burger Bangor, Loreal Indonesia, Shopee Pay, OVO, Go-Jek, Go-Food, hingga Sasa Malaysia.

Baca Juga : Fakultas Kedokteran Uhamka Resmi Terakreditasi B

Inisiatif bagi perusahaan dan individu untuk menyuarakan #SunyiBersuara juga secara strategis diluncurkan bersamaan dengan Hari Penyandang Disabilitas Internasional pada 3 Desember 2020. “Membangun masa depan yang lebih baik dan masyarakat inklusif, bergantung pada tindakan kita hari ini. Jaringan kerja bisnis dan disabilitas di Indonesia adalah sekelompok perusahaan yang memiliki kesamaan pikiran guna mempromosikan ketenagakerjaan penyandang disabilitas.” tutur Kazutoshi Chatani Employment specialist ILO, Jakarta. 

Sebagai tanggapan untuk mendukung gerakan ini, perusahaan juga telah mulai mengubah logo mereka dalam bahasa isyarat di seluruh aset merk mereka. “Saat bertransisi ke kondisi normal baru, kami ingin menjadikan perekrutan tenaga kerja dengan disabilitas di tempat kerja secara setara dan menjadikannya kebiasaan. Serta kami mencari dukungan dari mitra makanan dan minuman di seluruh Indonesia, agar secara bersama-sama dapat menciptakan sebuah dampak besar,” tutup Vaibhav Punj. [USU]