Dark/Light Mode

Terus Naik, Toyota Jual Mobil Listrik 86 Unit Per Bulan

Selasa, 19 Januari 2021 13:01 WIB
Lexus UX 300e. (Foto: ist)
Lexus UX 300e. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sepanjang tahun 2020, PT Toyota Astra Motor (TAM) terus menambah jajaran mobil listriknya.

Di awal tahun, TAM telah menghadirkan teknologi elektrifikasi plugin hybrid electric vehicle (PHEV) bekerjasama dengan perusahaan taxi online dengan menggunakan Toyota Prius PHEV. 

Berita Terkait : Jual 182.665 Mobil, Toyota Juara 1

Selain itu, TAM menghadirkan tambahan pilihan kendaraan hybrid electric vehicle (HEV) dengan harga yang lebih kompetitif dengan menghadirkan Corolla Cross HEV. Menutup tahun 2020, TAM menghadirkan teknologi battery elektric vehicle (BEV) melalui Lexus UX300e.

Saat ini, TAM memiliki 10 line up kendaraan elektrifikasi, terdiri dari 8 Hybrid Electric Vehicle (HEV), 1 Plug-in Hybrid Electric Vehicle(PHEV), dan 1 Battery Electric Vehicle (BEV). Secara total sejak awal diperkenalkan hingga Desember 2020, TAM berhasil membukukan penjualan ritel kendaraan elektrifikasi lebih dari 3.400 unit.

Berita Terkait : 50 Tahun Di Indonesia, Toyota Komitmen Bangun Industri Otomotif Nasional

Tren kendaraan elektrifikasi TAM pun setiap tahunnya terus meningkat. Tahun 2009, rata-rata penjualan ritel elektrifikasi TAM ialah dua unit per bulan. 

Di tahun 2015, meningkat menjadi rata-rata 15 unit per bulan. Sementara di tahun 2020, meningkat signifikan menjadi rata-rata 86 unit per bulan. Hal ini menandakan bahwa secara bertahap masyarakat semakin menerima kendaraan elektrifikasi ini. 

Baca Juga : Susun Rancangan PPHN, MPR Libatkan Lembaga, Kementerian, Parpol, Hingga Pakar

“Kami melihat pelanggan semakin memahami pentingnya kehadiran kendaraan elektrifikasi sebagai salah satu pilihan sarana mobilitas,” ujar Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto

Oleh karena itu, Toyota berkomitmen untuk tidak hanya terus menghadirkan teknologi elektrifikasi yang lengkap untuk dipilih sesuai kebutuhan pelanggan, mulai dari HEV, PHEV, dan BEV), tapi juga membangun ecosystem agar lebih banyak lagi masyarakat yang dapat merasakan pengalaman bermobilitas dengan kendaraan elektrifikasi. [DIT]