Dark/Light Mode

Terapkan Prokes Ketat

Migas Cepu Education Park Jadi Pusat Percontohan Destinasi Wisata

Selasa, 16 Februari 2021 22:07 WIB
Tempat wisata Migas Cepu Education (MCE) Park yang berada di Jalan Golf Nglajo, Cepu. (Foto: Dok. Kementerian ESDM)
Tempat wisata Migas Cepu Education (MCE) Park yang berada di Jalan Golf Nglajo, Cepu. (Foto: Dok. Kementerian ESDM)

 Sebelumnya 
Tambahan wahana tersebut melengkapi kehadiran wahana sebelumnya seperti, kolam renang, waterboom, All Terrain Vehicle (ATV), serta sarana permainan anak lainnya. Yang tak kalah ciamik adalah kehadiran spot-spot foto terbaru dari bambu yang dipenuhi pohon Tabebuya di sepanjang jalanan setapak.

Selanjutnya, konsep family leisure ini dipadukan dengan sisi edukasi melalui tampilan foto - foto pembelajaran industri migas, diorama proses migas dari hulu hingga hilir. Hal ini sejalan dengan implementasi PPSDM dalam melayani masyarakat sebagai Badan Layanan Umum (BLU).

Baca juga : Wapres Harap Masjid Jadi Pusat Peradaban Dan Pemberdayaan Umat Islam

Sejak soft opening April 2019, sambung Wawan, pengelola bertekad menjadikan MCE menjadi wisata edukasi premium dengan menawarkan kolam arus outdoor sepanjang 500 meter dan wahana flying fox yang ramah anak.

"Tak hanya itu, anak - anak dapat mencoba memberi makan hewan seperti kelinci, ayam pollan, rusa serta berswafoto dengan iguana yang pastinya akan memberikan pengalaman yang luar biasa bagi mereka ketika mengunjungi mini zoo di kawasan MCE", ujar Wawan.

Baca juga : Terapkan Prokes Ketat, Ancol Tetap Buka

Awalnya, MCE hanya berupa kolam renang yang merupakan lahan kritis dan tidak dilirik oleh banyak orang. Kemudian PPSDM Migas berinisiatif untuk mengebmbangkan dan membangun MCE untuk menggeliatkan ekonomi Cepu sekaligus mengedukasi masyarakat luas sehingga memperoleh pengetahuan yang tepat tentang dunia minyak dan gas bumi mulai dari sejarah, peralatan, dan proses kerja di dunia migas.

Sebagaimana diketahui, wilayah Cepu merupakan tempat kilang tertua kedua yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1886 melalui Dortsche Petroleum Maatschappij atau lebih dikenal dengan DPM pada masa kolonial Belanda. [SRI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.