Dark/Light Mode

Sandi Dukung KEK Tanjung Lesung Jadi Tempat Wisata Alam Terbesar

Kamis, 8 April 2021 23:06 WIB
Menteri Pariwisat dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Foto: ist)
Menteri Pariwisat dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno. (Foto: ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mendukung, penuh niat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang ingin menjadi the 1st Largest Adventure & Nature Playground di Indonesia. 

Begitu kata Sandi saat kunjungan kerja ke KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Selasa (6/4) lalu.

Dia yakin bahwa pengembangan KEK Tanjung Lesung menjadi the 1st Largest Adventure & Nature Playground di Indonesia akan membuka peluang investasi dan lapangan kerja. Dampaknya, akan membangkitkan pariwisata Indonesia, khususnya di wilayah Banten. 

Pasalnya, kunjungan wisatawan lokal maupun internasional ke KEK Tanjung Lesung terus mengalami peningkatan. Ditambah kesigapan Banten West Java selaku pengelola kawasan Tanjung Lesung dalam menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang ingin berlibur ke KEK Tanjung Lesung.

Berita Terkait : Sandi: Kualitas SDM Dongkrak Destinasi Wisata

"Ke Tanjung Lesung kini akan lebih banyak keluarga dengan menggunakan mobil. Tidak lagi menggunakan bus sejak ada pandemi Covid-19," kata Sandi dalam keterangannya, Kamis (8/4).

Kemudian pertimbangan lain yang membuat wisatawan berkunjung ke KEK Tanjung Lesung adalah lengkapnya fasilitas dan banyak destinasi wisata di dalam satu kawasan tersebut, seperti sport tourism dan ecotourism. Sehingga para wisatawan tak perlu takut bosan atau kehabisan aktivitas selama berlibur di KEK Tanjung Lesung. 

“Saya sebelum menjadi Menparekraf sudah pernah ke Tanjung Lesung. Jadi, Tanjung Lesung membawa berkah,” tutur Sandi.

Selain itu, kata politisi Partai Gerindra ini, kelebihan KEK Tanjung Lesung karena lokasinya dekat Jakarta. Sehingga, bagi masyarakat yang ada di Jabodetabek ketika akhir pekan bisa traveling ke Tanjung Lesung.

Baca Juga : Penanganan Covid-19 Indonesia Relatif Lebih Baik Dibandingkan Global

Tak lupa Sandi mengapresiasi protokol kesehatan yang dilakukan di KEK Tanjung Lesung. Semua protokol di dalam CHSE (cleanliness, health, safety, environment) telah dipenuhi dan dilakukan secara ketat dan disiplin.

Menurutnya hal ini penting, khususnya saat libur Lebaran 2021 nanti yang diperkirakan KEK Tanjung Lesung akan banyak dikunjungi wisatawan karena pemerintah telah melarang mudik Idul Fitri 1442 H demi menekan penyebaran Covid-19. 

Sandi pun berharap perkembangan pariwisata di KEK Tanjung Lesung juga tak melupakan kesejahteraan masyarakat sekitar. "Pariwisata harus menjadi solusi bagi kebangkitan ekonomi," terangnya. 

Direktur Utama PT Banten West Java, Poernomo Siswoprasetijo optimis, KEK Tanjung Lesung ini akan berkembang menjadi the 1st largest adventure & nature playground di Indonesia dan bisa meningkatkan perekonomian Banten serta mendongkrak kesejahteraan masyarakat sekitar.

Baca Juga : Jaga-Jaga Pemudik Nekat, Pemkab Bekasi Sekat 6 Titik

Hal itu karena sebentar lagi Tol Serang-Panimbang Seksi I akan dibuka yang akan memangkas waktu tempuh dari Jakarta ke Tanjung Lesung menjadi sekitar 3 jam. Dan, bila semua seksi Tol Serang Panimbang rampung di 2023, maka jarak tempuh makin berkurang kembali hingga sekitar 2 jam perjalanan. 

Sekedar informasi, KEK Tanjung Lesung merupakan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata dan juga termasuk ke dalam salah satu program 10 “Bali Baru” dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi

Kreatif. KEK Tanjung Lesung dimiliki oleh PT Jababeka Tbk selaku pengembang kota mandiri, melalui anak usahanya PT Banten West Java. [DIT]